Minggu, 29 Maret 2015

puisi pengharapan

Angin bertiup begitu kencang
Daun-daun berguguran
Hati yang rapuh ikut diterpa
Oleh angin kerinduan
penat.........
pupus........
hampa.......
menyesakkan rongga dada
Raga ini tak berdahaga
Tuk melawan segala rasa
Ingin kularut dalam derai air mata
Namun tak pernah kuasa
Semua telah membelenggu jiwa ini
hingga tak mampu raga ini melawannya
Ingin jiwa ini sekuat dan setegar mereka

SINOPSIS NOVEL THE SWORDLESS SAMURAI PEMIMPIN LEGENDARIS JEPANG ABAD XVI KARYA KITAMI MASAO





 
Toyotomi Hideyoshi adalah seorang pemimpin legendaris Jepang yang berasal dari keluarga miskin dan memilikiperawakan yang tidak ideal. Ia bertubuh pendek, lemah, tidak berpendidikan, berwajah jelek, daun telinga yang lebar, wajah yang merah keriput dan cerdik,tampak seperti kera, sehingga seumur hidupnya  mendapat julukan ‘Monyet’. Hideyoshi lahir pada tahun 1536 di Nagoya, bertepatan dengan puncak masa kekacauan Jepang. Jepang di abad enam belas tersebut, merupakan zaman pembantaian dan kegelapan. Zaman di mana satu-satunya hukum yang ada adalah hukum pedang. Hal tersebut di tandai dengan segala persoalan yang di selesaikan dengan pertumpahan darah. Namun, kehadiran Hideyoshi, anak petani miskin, yang di nilai mustahil membawa perdamaian, ternyata mampu mengeluarkan Jepang menuju pencerahan.
Adapun setelah beranjak dewasa Hideyoshidiminta oleh Ibunya bekerja. Sehingga ia memutuskan untuk berkelana mencari pekerjaan ke seluruh pelosok, dengan harapan suatu saat dia dapat menjadi samurai dan seorang pemimpin. Ia memiliki kepercayaan bahwa dengan kemauan sekuat baja dan otak yang cedas ia dapat mencapai cita-citanya. Hideyoshiberanggapan bahwa ketidaksempurnaan yang ia miliki tidak akan menjadi penghalang, karena ia percaya bahwa dirinya lebih dari sekedar apa yang dianggap orang lain. Ketika Hideyoshi bertekad untuk meninggalkan lingkungan masa kecilnya tersebut, Ibunya membekali ia dengan sekantong penuh koin tembaga. Ibu Hideyoshi tahu bahwa kehidupan di luar sangat keras, selain itu ia juga mengkhawatirkan anaknya. Sehingga bekal yang diberikan dianggap sebagai warisan darinya. Tujuan pertama Hideyoshi adalah ke Kiyosu, ia bekerja sebagai pedgagang keliling, menjual jarum jahit kepada penduduk desa dan keluarga samurai. Namun tidak lama kemudian Hideyoshi sudah kehabisan bekal dan bekerja serabutan, karena uang yang diberikan Ibunya  ia habiskan untuk membeli jarum jahit semua. Pekerjaan yang dilakukan setelah itu adalah mencuci, menarik kereta, mengemis, berdagang berbagai macam barang, tukang kayu, pembuat tong, pengrajin logam, tukang tungku batubara, dan pengasah pisau, semuapekerjaan itu, hanya beberapa di antara pekerjaan yang pernah dijalani oleh Hedeyoshi.
Hideyoshi tetap berpegang pada impiannya untuk menjadi samurai. Berbekal dengan kemahirannya berdagang Ia berangkat ke Sunpu (Prefektur Shizuoka), tempat kediaman Klan Imagaawa, keluarga samurai yang memerintah tiga provinsi yang berbatasan dengan Samudra Pasifik. Setelah berada di sana Hideyoshi bekerja pada pengikut Imagawa, yaitu Klan Matsushita. Keluarga Matsushita ini dikepalai oleh Yoshimoto, seorang panglima terkenal dan pelindung seni. Hideyoshi bekerja sebagai pembawa sandal, namun karena hasil kerjanyaberdedikasi dan efisien ia ditugaskan untuk mengurus gudang dan dianggap sebagai pelayan yang berharga. Lord Matsushita pun menganugerahi nama keluarga pertama, pada Hideyoshi dengan nama Nakamura, nama kota tempat tinggalnya. Di sisi lain banyak abdi-abdi yang iri pada Hideyoshi yang merupakan pelayan baru, mereka bekerjasama menuduh  Hedeyoshi dan berbuat curang kepadanya sehingga ia dipecat oleh Matsushita.
Setelah dipecat oleh Matsushita Hideyoshi bertekad menjadikan Lord Oda Nobunaga, seorang panglima muda di Owari provinsi asalHideyoshi sebagai atasan atau pemimpinnya. Para pengukut Lord Nobunaga menjulukinya dengan Halilintar perang karena kebuasannya di medan pertempuran. Setelah melalui proses yang panjang akhirnya Hideyoshi dapat bekerja pada Klan Oda yang dari awal selalu menyebut dirinya, dengan sebutan monyet. Klan Oda ini,mempekerjakan seseorang berdasarkan kemampuan yang dimiliki dan menilai berdasarkan kinerjanya. Menurut Nobunaga kinerja Hideyoshi dalam tugas-tugas nonmiliter patut dicontoh karena ia melakukan pekerjaannya dengan kerja keras dan berani. Dengan bekerja di Klan Oda yang semakin lama semakin menanjak yang pada akhirnya menjadi Shogun jepang yang menjanjikanini, Hedoyoshi dapat ikut serta menanjak dan menjadikan moment ini sebagai tampuk awal untuk menjadi seorang pemimpin. Melalui keinginan kuat Hideyoshi untuk terlibat dalam bidang militer, padahal ia payah dalam ilmu bela diri. Ia mengambil kesempatan dari kemampuan-kemampuan yang Ia miliki, dengan mengusulkan dirinya untuk mengurus persediaan kayu bakar. Hideyoshi mampu menyusun strategi sehingga biaya yang dikeluarkan untuk membeli kayu bakar semakin sedikit.
Pada suatu hari terjadi tindakan brutal yang dipimpim oleh Matsuhidedan menyebabkan terbunuhnya Lord Oda Nobunaga yang mempunyai keinginan menyatukan kembali Jepang di bawah satu pedang. Peristiwa itu terjadi karena kelicikan Matsuhide, seorang jago pedang yang dulunya adalah pengikut Lord Nobunaga. Ia mencoba menjadikan dirinya seorang Shogun. Namun Hideyoshi yang juga merupakan pengikut Lord Nobunaga dengan cepat menegosiasikan gencatan senjata balas dendam atas terbunuhnya jujungannya dan membawa pasukan dengan kecepatan luar biasa untuk menghadapi Masuhide dan pasukannya. Pada akhirnya Matsuhide pun terbunuh, ia dibantai oleh sekelompok petani saat mencoba kabur dari medan perang.
Dengan berbekal pengalaman-pengalaman dan kesempatan memimpin pasukan-pasukan Klan Oda dengan pengetahuan yang luas serta unik Hideyoshi akhirnya dapat mendongkrak statusnya dengan pesat. Ketika melakukan gencatan senjata pada Matsuhide yang menjadi pemimpin adalah putra ketiga Lord Nobunaga, yaitu Nobutaka. Namun Ia hanyalah pemimpin simbolik karena yang merencanakan dan memimpin pemburuan Matsuhide adalah Hideyoshi. Pada saat itu Hideyoshi sudah menjadi jendral akan tetapi status dan faktor keturunannya tidak dapat memuluskan jalannya untuk menjadikannya sebagai pengganti Lord Nobunaga. Di dalam kondisi seperti ini Klan Oda membutuhkan sosok yang mampu menjadi pemimpin dan Shogun untuk mereka. Nobutada yang merupakan pewaris sah, putra pertama Lord Nobunaga yang lahir dari perkawinan dan yang seharusnya dapat menggantikan Ayahnya itu, ternyata ikut terbunuh bersama dengan Lord Nobunaga. Sehingga kedua adik tirinya yang lahir dari selir-selir Lord Nobunaga , Nobukatsu dan Nobutaka saling memperebutkan posisi yang ditinggalkan oleh Ayahnya.
Hideyoshi yang terancam kedudukannya karena Lord Nobunaga sudah tak ada lagi, mencari solusi yang terbaik. Ia membawa cucu Lord Nobunaga, putra dari Nobutada yang bernama Samboshi dan menunjukkan bahwa yang berhak menjadi pewaris sah adalah Samboshi. Hal ini terjadi karen kedua puta Nobunaga yang masih hidup itu bukanlah putra sah yang dilahirkan dari pernikahan, keduanya adalah putra para selir yang tidak dapat menjabat sebagai pemimpin atau tidak berhak menjadi pewaris Lord Nobunaga. Akan tetapi karena Sambosi merupakan anak balita belum dapat memerintah maka Hideyoshi ditunjuk sebagai walinya. Ia mengibah kesialan menjadi keberuntungan baginya.
Masa awal kepemimpinanHideyoshi, ia mengalami masa krisis karena para Klan Oda masih diliputi rasa tebelenggu dan takut dengan pertempuran akibat terbunuhnya Lord Nobunaga. Hideyoshi sendiri sebenarnya juga takut, akan tetapi titik permulaannya yang berangkat dari kemiskinan tak pernah membuuatnya merasa akan kehilangan sesuatu. Menurut Hideyoshi keadaan darurat dapat memberikan kesempatan terbaik untuk memimpin.Hideyoshi merasa bangga ketika ia dikenal karena keterampilannya sebagai negarawan yang lebihmemilih berdiplomasi daripada bertempur. Hal tersebut dikarenakan, sebagian besar penaklukan yang ia lakukan terjadi tanpa pertempuran darah. Ia adalah negosiator yang hebat. Ia dapat mempelajari strategi tersebut, saat ia masih mengembara sebagai pedagang keliling dan masih menjadi seorang petualang, yang ternyata telah mengajarkannya bagaimana cara bertahan hidup dengan menggunakan akal dan pengetahuan mendalam tentang kondisi hidup manusia.
Hideyoshi merupakan pemimpin yang kuat. Pemimpin yang kuat bagi dirinya bukanlah pemimpin yang selalu mengejar musuh-musuhnya tanpa henti lalu melumat habis mereka. Ia juga mempertimbangkan sudut pandang lawan dan bertindak tepat dalam menghadapi mereka. SeringkaliHideyoshi menjadikan pertempuran adalah pilihan terakhir untuknya, seperti halnya ketika ia bergerak maju ke Pulau Kyushu. Ia membujuk Yoshihisa, panglima perang yang mempunyai karakter sama dengan Motochika untuk menyerah dengan mengirimkan pesan padanya. Akan tetapi ia tidak menanggapi, sehingga Hideyoshi memutuskan  mengirim pasukan untuk menggempur wilayahnya. Sebelum memerintahkan pasukannya untuk bergerak, Hideyoshi mengirimkan mata-mata untuk memperoleh beberapa data intelijen terlebih dahulu, proses tersebut membutuhkan penelitian yang hati-hati dan mendalam. Pada akhirnya Yoshihisa yang seharusnya dibunuh karena sudah dikalahkan oleh Hideyoshimenyerah dan tunduk di bawah perintah Hideyoshi. Hideyoshi memiliki prinsip untuk keras pada diri sendiri dan lembut pada orang lain sehingga orang itu akan bersimpati dan setia pada dirinya.Tiga tahun setelah Lord Nobunaga meninggal, Hideyoshi sudah menguasai setengah wilayah Jepang yang merupakan daerah terpadat dan terkaya, termasuk wilayah seluas 38.600 kilometer persegi yang belum terjamah pengaruh Lord Nobunaga.
Adapun ketika Hideyoshi menominasikan Sambosi, dewan memang menerima sarannya, akan tetapi beberapa anggota terutama Nobutaka tidak merasa puas dengan keputusan tersebut. Sebenarnya Nobuta tidak memiliki keinginan yang kuat untuk memimpin, akan tetapi ia mempunyai beberapa pendukung kuat yang memanipulasinya seperti boneka. Salah satunya adalah Jendral Shibata, pesaing Hideyoshi di Klan Oda yang sangat membenci setiap kesuksesan-kesuksesan yang dicapai Hideyoshi. Hal ini menyebabkan terjadinya pertempuran yang dimenangkan oleh Hideyoshi. Pasukan Nobutaka dan Nobutaka mengakhirinya dengan bunuh diri dengan cara melakukan seppuku di antara nyala api yang membara. Ketika Hideyoshi berada di puncak ia selalu memprioritaskan negosiasi, pertempuran, pengaturan manajerial dan berusaha menyenangkan pengikutnya dengan memperlakukan mereka seperti keluarga.
Di dalam perjalanan hidup Hideyoshi ia selalu memupuk aset berharga yang dimilikinya, yaitu jaringan relasi. Orang-orang yang dikenalnya selama bertahun-tahun tersebut, adalah sumber vital nasihat berharga baginya. Salah satunya adalah Koroku, pemimpin kelompok bayaran yang terkenal liar dan membawa pengaruh buruk. Ia adalah teman Hedeyoshi ketika masih terkatung-katung di masa muda. Koroku mengenalkan Hideyoshi pada kegiatan mencuri, namun cara hidup tersebut sudah ditinggalkan oleh Hideyoshi ketika ia memilih jalan terhormat untuk menjadi seorang samurai. Meskipun begitu persahabatan mereka tetap terjalin dengan baik dan tidak putus. Hari-hari setelah Lord Nobunaga terbunuh bagi Hideyoshi adalah masa gelap, pasukan terisolasi, dan ia harus bernegosiasi pada beberapa pihak untuk membalas kematian junjungannya. Di sisi lain Koroku memberikan nasihat pada Hideyoshi untuk segera bertindak, mengambil alih posisi Lord Nobunaga untuk meneruskan misi awal, mengambil kendali kekuasaan dan menyatukan negeri. Dengan adanya nasihat yang berharga tersebut, Hedeyoshi akhirnya memerintahkan Gerakan Pasukan Besar untuk berderap. Selain itu, terdapat pula nasihat-nasiat dan bantuan lainnya yang terbukti sangat berharga untuk Hideyoshi. Koroku adalah orang yang membantu Hideyoshi membuka jalan, ketika Lord Nobunaga bersiap-siap menginvasi Provinsi Mino, rumah Klan Saito dengan cara menimbulkan kerusuhan di dalam barisan musuh.
Selain Koroku, ada pula Hidenaga, saudara tiri Hideyoshi yang memiliki jabatan letnan. Salah satu nasihat berharganya adalah untuk tidak memulai pertempuran yang tidak diperlukan. Hidenaga selalu memikirkan sesuatu secara matang ia juga melakukan setiap tindakannya dengan baik, seperti saat pembangunan Benteng Sunomaata dan berhasil memperlambat gerak pasukan musuh pada aksi pasukan garda belakang mundur dari Kanegasaki dan pada Gerakan Pasukan Besar. Dari semua orang yang mengelilingi Hideyoshi, tidak ada yang lebih dekat daripada pasangan hidupnya, One. Seoarang wanita yang ditemui pertama kali oleh Hideyoshi tinggal di Benteng Kiyosu. Waktu itu Hideyoshi masih menjadi anggota junior dalam organisasi Oda. One adalah orang yang mampu membantu Hideyoshi menata hidup, sehingga jabatannya diorganisasi dapat meningkat dengan cepat dan Hideyoshi dapat membawa ibunya tinggal bersama mereka.
Pada tahun 1574 Hideyoshi mencapai tonggak kepemimpinan pertamanya, ia juga memperoleh hadiah tanah yang kemudian dijadikan Benteng Nagahama oleh Lord Nobunaga. Hideyoshi berjanji pada istrinya bahwa pada suatu hari ia akan menjadikannya nyonya sebuah kastel. Akhirnya setelah melewati berbagai rintangan dan ujian yang berat Hideyoshi dapat menjadi pemimpim dan penguasa kastel, ia tidak bisa menjadi kaisar karena silsilah keturunan yang ia miliki. Selang beberapa tahun yaitu pada tahun 1585, Hideyoshi sudah menyatukan hampir seluruh wilayah Jepang, sehingga ia merasa berhak menyandang gelar Shogun, atau panglima besar. Meskipun pencapaian Hideyoshi menaklukkan semua lawannya dapat berhasil, ia tidak dapat memperoleh jabatan yang diinginkan, karena ia bukan berasal dari kaum bangsawan. Pada akhirnya ia ditawari dan ditunjuk untuk menjadi kampaku (wakil kaisar), orang kedua setelah kaisar. Kaisar Go-Yozei mencabut jabatan tersebut dari orang yang menjabatnya dan memberikannya kepada Hideyoshi, ia juga dianugerahi nama keluarga Toyotomi oleh kaisar.
Langkah awal yang dilakukan Hideyoshi ketika menduduki jabatan wakil kaisar adalah membentuk dewan Lima Pengurus, terdiri dari anggota lingkaran dalam penasihat Hideyoshi yang ditugaskan untuk mengurusi hubungan dalam negeri. Adapun instruksi yang diberikan Hideyoshi berdasarkan beberapa patokan yaitu, jangan hanya bela yang kaya, jangan benci yang miskin, jangan pilih kasih,dan jangan menunda pekerjaan yang dapat segera diselesaikan. Dua tahun setelah itu, Hideyoshi mampu menaklukan Kyushu dan membangun Istana Jurakutei. Pada tahun berikutnya Hideyoshi memberlakukan penyitaan senjata, berupa pedang, panah, tombak, dan bedil yang dimiliki penduduk desa dan kalangan sipil, untuk menguatkan persatuan nasional. Selain itu, ia juga mengeluarkan perintah untuk diadakan sensus nasional dan menerapkan peraturan yang memaksa petani untuk membersihkan ronin dari kampung mereka. Hideyoshi sangat memperhatikan infrastruktur negara yang dipimpimnya ia juga membenahinya dan melakukan inovasi serta pembangunan yang cukup baik.
Pada tahun 1590, Hedeyoshi sudah menjadi pemimpin Mutlak di seluruh Jepang dan dapat mencapai cita-citanya untuk menyatukan seluruh negeri. Ia memiliki kebebasan untuk memanjakan dirinya, akan tetapi ia tidak melakukannya karena menurutnya hal itu dapat menimbulkan lebih banyak kesengsaraan dari pada kebahagiaan. Namun kekuasaan mutlak yang ia miliki membawa pengaruh buruk baginya yaitu, memilki seluruh wanita yang dia inginkan. Alasan Hideyoshi meskipun ia sangat mencintai istrinya One, ia tetap memiliki ratusan selir adalah karena One tidak dapat memberikannya keturunan yang dapat mewarisi kekuasaanya. Pada tahun 1589 Hedeyoshi mendapatkan anak laki-laki yang diberi nama Tsurumatsu dari selir kesayangannya yaitu Lady Yodo, diwaktu yang sama ia juga mengumumkan perang melawan Hojo dan melancarkan serangan ke wilayah Kanto. Hideyori saat itu berusia 53 tahun, akan tetapi usia putra pertamanya itu hanya mampu bertahan hidup sampai berumur dua tahun.
Selang satu tahun dari meninggalnya Tsurumatsu, Hideyoshi memperoleh seorang putra kedua dari Lady Yodo yang diberi nama Hideyori. Sebelum kelahiran Hideyori, Hideyoshi telah mengangkat anak dari saudara perempuannya yang berusia 23 tahun, Hidegetsu dan menjadikannya sebagai wakil kaisar. Keputusan tersebut membuatnya menyesal karena Hidegetsu lepas kendali dan menimbulkan pertumpahan darah yang tidak diperlukan. Selain itu pada tahun 1593 Ibunda Hideyosi meninggal dikarenakan penyakit yang dideritanya. Nafsu pada wanita bukan satu-satunya kelemahan Hideyoshi ketika berada dipuncak kejayaan, ia juga menjadi sombong dan tidak dapat mengendalikan ambisi dirinya sendiri. Hal tersebut, menimbulkan terjadinya Perang Tujuh Tahun di Korea dan China dan membuat kedua negara itu membenci Jepang. Setelah menyadari kesalahannya, Hideyoshi mencoba untuk memperbaiki semuanya. Setelah Jepang dipersatukan dan tidak ada lagi musuh di dalam negeri, para bawahan Hideyoshi memiliki perselisihan yang menimbulkan konflik.
Pada suatu malam, Hideyoshi memiliki sebuah firasat menakutkan mengenai kematiannya, firasat tersebut meyakinkannya bahwa setelah ia meninggal Hidegetsu akan mencoba membunuh putranya dan istrinya, ia pun terpengaruh oleh firasat tersebut. Sehingga ia memerintahkan Hidegetsu beserta seluruh keluarganya untuk bunuh diri dan menghukum mati semuanya. Hideyoshi memiliki pedoman samurai tanpa pedang yang berisikan: prajujurit terbaik tidak pernah menyerang, petarung terhebat berhasil tanpa kekerasan dan penakluk terbesar menang adalah tanpa perang.

ANALISIS UNSUR INTRINSIK FILM JOURNEY 2



ANALISIS UNSUR INTRINSIK  DALAM FILM JOURNEY 2
( THE MYSTERIOUS ISLAND )
Makalah ini disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Teori Sastra

Dosen Pembimbing:
Prof. Dr. H. Haris Supratno
Resdianto Permata Rahajo, S.Pd
Alfian Setya Nugraha, S.S, M.Hum
 







Oleh:
Ely Rokyul Ain
(1397184003)

JURUSAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA
FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS HASYIM ASY’ARI
TEBUIRENG JOMBANG
2014
UNSUR INSTRINSIK
1.      Tema
Tema adalah gagasan, ide pokok, atau persoalan yang menjadi dasar cerita. Tema pada umumnya disampaikan secara berangsur-angsur tersembunyi, tidak berterus terang. Tema biasanya dipaparkan secara samar-samar mendasari keseluruhan cerita. Dalam karya sastra film Journey 2 (Mysterious Island) terdapat tema yang dijadikan sebagai pokok dari sebuah cerita. Tema dalam karya sastra ini dibagi menjadi dua yaitu:
a.      Tema Mayor
Tema Mayor merupakan tema yang mendasari atau yang paling inti dari sebuah karya sastra. Tema mayor yang terdapat dalam karya sastra film Journey 2 (Mysterious Island) ini adalah petualangan. Tema tersebut, mencakup tentang pengalaman-pengalaman, karena film yang disajikan berupa film petualangan yang menantang. Di dalam film diceritakan tentang penemuan sandi yang berisi tentang Pulau Misterius dan diceritakan juga tentang perjalanan menuju ke Pulau Misterius dengan empat orang yaitu Sean, Hank, Gabato dan Kailani sampai akhirnya mereka bertemu dengan Alexander Anderson. Mereka mengetahui bahwa pulau akan tenggelam, hingga akhirnya perjalanan untuk menyelamatkan diri dimulai dan didalam perjalanan tersebut terdapat berbagai rintangan harus dilalui.    
b.      Tema Minor  
Tema Minor merupakan suatu tema yang terletak pada keseluruhan dalam sebuah film. Dalam film  Journey 2 (Mysterious Island) pada bagian awal mengisahkan tentang pemecahan sandi-sandi. Hal tersebut, dapat dibuktikan dari kutipan sinopsis berikut ini: “Hank dan Sean memecahkan sandi itu bersama-sama dengan cara menggabungkan tiga buku yang berbeda dengan penulis yang berbeda tetapi membahas suatu tema yang sama yaitu pulau. Ketiga buku tersebut terdapat satu halaman bergambar pulau yang tidak utuh tetapi memiliki titik koordinat” (film Journey 2: Mysterious Island, 2012).
Pada bagian kedua dari cerita film Journey 2 (Mysterious Island) mengisahkan tentang perjalanan menuju ke Pulau Misterius memiliki banyak rintangan yang harus dilalui sampai diterjang badai dan petir. Terlihat dari kutipan sinopsis berikut ini: “Mereka berempat berangkat menuju pulau misterus. Di tengah-tengah perjalanan mendekati pintu masuk pulau, mereka disambut oleh petir dan badai yang sangat kencang, Helikopter sudah tidak kuat bertaahan karena badai dan petir” (film Journey 2: Mysterious Island, 2012).
Pada bagian ketiga dari cerita film Journey 2 (Mysterious Island) ini, mengisahkan tentang perjalanan di Pulau Misterius yang sangat indah dan ajaib. Perjalanan itu dilakukan untuk mencari keberadaan kakek Sean yang ada di dalam Hutan Pulau Misterius tersebut. Hal tersebut dapat dibuktikan dalam kutipan sinopsis berikut.
Pulau Misterius itu ternyata sangat indah seperti surga. Hewan-hewan besar seperti gajah bisa berubah menjadi kecil bahkan bisa digendong dan kumbang-kumbang kecil bisa jadi besar, pulau itu sangat ajaib. Sean tidak ingin pulang dari pulau itu, ia ingin mencari kakeknya, ia yakin bahwa kakeknya ada di pulau itu. Gabato dan Kailani ingin kembali pulang dengan membuat SOS untuk mencari bantuan. Sean dan Hank tidak mengizinkan mereka untuk kembali. Akhirnya mereka berempat memulai perjalanannya untuk mencari kakek Sean. Saat itu cuacanya sangat panas dan mereka melintasi jalan bebatuan, tiba-tiba batu yang diinjak oleh Hank retak dan di dalamnya ada lendir seperti telur. Setelah dilihat ternyata yang lewati itu bukan batu tapi telur raksasa. Mereka berjalan putar balik karena tidak ingin menjadi santapan makan siang kadal raksasa. Ketika berjalan untuk kembali Gabato terjatuh dalam telur ternyata induknya mendengar lalu mengejar (film Journey 2: Mysterious Island, 2012).
Pada bagian keempat yang diceritakan dalam film Journey 2 (Mysterious Island) yaitu tentang akan tenggelamnya pulau, sehingga mereka harus melakukan perjalanan menuju Poseidon untuk mengambil kapal milik kapten Nemo yang digunakan untuk menyelamatkan diri dari tenggelamnya pulau. Perjalanan tersebut  memerlukan waktu yang sangat lama karena tempatnya sangat jauh selain itu juga harus melewati tebing-tebing yang tinggi, perbukitan, dan harus menyeberangi sungai. Berikut ini adalah kutipan cerita yang terdapat di dalam sinopsis:
Cara satu-satunya untuk keluar dari pulau adalah dengan Natulius, kapal selam milik Kapten Nemo yang dibuat pada tahun 1870. Kapal itu berada di Gua Basal pulau lain dan berada di bawah Karang Poseidon. Untuk menuju tempat tersebut mereka melewati Jantung pulau, perjalanan yang sangat panjang dan memilki banyak rintangan. Ditengah-tengah perjalanan mereka menjumpai debu letusan gunung berapi yang memiliki kandungan  emas di dalamnya. Sebenarnya mereka ingin mendekati dan memastikan gunung api tersebut. Hank melarang Sean untuk mendekati gunung berapi, karena mereka sudah tidak mempunyai waktu banyak di pulau yang akan tenggelam itu. Namun Anderson memperingatkan Hank bahwa Sean memiliki hak untuk melakukan apa yang dia inginkan karena Anderson memberikan suatu pelajaran hidup untuk selalu berpetualang, berilmu pengetahuan, dan mencari beberapa keajaiban. Hank tetap memaksa tidak mengizinkan dengan alasan menghawatirkan keselamatan Sean yang telah menjadi tanggung jawabnya. Pada akhirnya mereka semua memutuskan untuk tidak mendekati gunung berapi, tetapi meneruskan perjalanannya ke Natulius. Perjalanan ke Natulius itu sangat jauh dan jalannya tidak mudah. Mereka harus melewati banyak tebing dan sungai. Ketika ingin menuju ke puncak gunung, jalannya terputus dan banyak semak-semak, akhirnya mereka tidak bisa melewatinya dan memutuskan untuk naik kumbang-kumbang raksasa. Di tengah-tengah perjalanan, ternyata ada gerombolan burung yang ingin memakan serangga itu, lalu burung tersebut mengejar kumbang dan kumbang berusaha untuk menghindari dengan cara menerobos sela-sela ranting pohon yang lebat. Misi itu berhasil dan burung-burung terjatuh semua karena tergangkut ranting, setelah semua burung itu tersangkut dan sangking bahagianya Sean, dia tidak melihat kea rah depan dan akhirnya dia tersangkut pohon dan jatuh. Kaki Sean terluka dan sulit digunakan untuk jalan (film Journey 2: Mysterious Island, 2012).
Pada bagian kelima ini adalah cerita puncak dalam film Journey 2 (Mysterious Island), di dalamnya diceritakan mulai tenggelamnya pulau, meletusnya gunung merapi dan perjalanan di dasar laut. Hal tersebut dapat dibuktikan dalam kutipan sinopsis berikut:
Hank dan Sean mencari keberadaan kapal selam itu diantara hewan-hewan laut. Ternyata kapal itu berada di dekat terumbu karang dekat markas ikan listrik yang sangat berbahaya. Sean dan Hank sangat cerdik, mereka pintar menghindar dari ikan-ikan itu dan akhirnya mereka lolos dari ikan tersebut. Kapal selam itu sudah lama tidak digunakan dan mesinnya sangat kotor dan membutuhkan daya untuk menjalankannya. Hank berpikir hanya satu-satunya ikan listrik tersebut yang dapat dimanfaatkan untuk pengisian daya. Hank bergerak cepat untuk mendapatkan ikan itu, Sean mengingatkan untuk berhati-hati, ia tidak ingin Hank terluka. Akhirnya mereka berhasil dan kapal bisa berjalan. Situasi sudah sangat berbahaya, gunung berapi sudah banyak mengeluarkan batu-batu besar dan lempeng bumi pecah karena pergeseran tanah. Anderson, Gabato dan Kailani masih ada di darat akhirnya mereka terjun dan untungnya kapal selam tepat waktu, jadi mereka dapat terselamatkan semua (film Journey 2: Mysterious Island, 2012).
Pada bagian terakhir dalam film Journey 2: Mysterious Island yang diceritakan adalah kehidupan lanjut para petualang. Kehidupan itu menjadi jauh lebih baik dari sebelumnya.  Hal tersebut dapat dibuktikan berdasarkan kutipan sinopsis berikut:
Gabato yang dulunya hanya memiliki kendaraan Helikopter tua kini dia memiliki kapal selam untuk mengantar penumpangnya. Kailani yang dulunya membantu ayahnya untuk kini dia dapat berkuliah. Sean dan Hank yang selalu berbeda pendapat kini menjadi sependapat, sehingga menjadikan keluarga hidup harmonis. Lalu kakek Anderson yang dulunya tidak pernah pulang pada akhirnya bisa pulang berkumpul dengan keluarga (film Journey 2: Mysterious Island, 2012).
2.      Alur
Alur atau plot merupakan sesuatu yang cukup penting di dalam karya sastra. Berhasil atau tidaknya karya sastra salah satunya ditentukan oleh alur. Alur terbagi menjadi tiga jenis yaitu, alur maju, alur mundur dan alur campuran.
Dalam karya sastra film Journey 2 menggunakan alur maju karena perjalanan ceritanya, antara satu cerita dengan cerita selanjutnya saling terkait.
Adapun tahap-tahapan alur itu berupa:
a.      Paparan
Pada tahapan cerita ini pengarang sudah mengenalkan tokoh dan latar cerita. Di dalam awal film Journey 2 Mysterious Island dijelaskan tentang tokoh utama yang bernama Sean. Dia adalah seorang remaja yang cerdas dan pemberani. Hal ini dapat dibuktikan berdasarkan kutipan berikut:  “Suatu hari, Sean seorang remaja yang cerdas, pintar dan berjiwa petualang ia memiliki tingkah laku yang aneh tidak seperti biasanya, ia menjadi pemberontak sejak ia ditinggal oleh ayah kandungnya, tapi itu bukan alasan Sean yang sebenarnya” (film Journey 2: Mysterious Island, 2012).
b.      Rangsangan
Pada tahap ini mncul peristiwa yang mengawali timbulnya gawatan. Di dalam bagian ini dijelaskan tentang adanya sinyal radio yang ditangkap oleh Sean ketika menerobos fasilitas satelit yang menjadi rangsangan dalam cerita dan dapat menimbulkan gawatan. Tahapan cerita ini, merupakan tahapan rangsangan. Hal ini dapat dibuktikan dari kutipan sinopsis berikut:
Ibu Sean menikah lagi dengan seorang ahli hukum yang bernama Hank.
…….………………………………………………………………………..
Ia mengalami masalah dari pihak kepolisian, karena telah menerobos fasilitas satelit dan ketika hendak ditangkap ia mengendarai sepeda motor miliknya dengan kecepatan tinggi yang pada akhirnya justru masuk ke dalam Kolam renang McGillicuttys (film Journey 2: Mysterious Island, 2012).
c.       Gawatan
Pada tahapan cerita ini tokoh-tokoh yang terlibat dalam cerita mulai bergerak dan sudah mulai ada tanda-tanda konflik yang terjadi antartokoh dengan dirinya sendiri, tetepi belum sampai diselesaikan. Di dalam film dijelaskan bahwa Sean menerobos satelit sehingga ia ditahan oleh pihak kepolisian. Selain itu, terdapat gawatan lain yaitu ketika Sean berambisi untuk melakukan perjalanan meskipun Hank telah melarangnya dengan alasan menghawatirkan keselamatan Sean. Hal ini dapat dibuktikan dalam kutipan sinopsis berikut:  
Pihak kepolisian akhirnya memanggil ayah tirinya (Hank) untuk mempertanggung jawabkan perbuatan Sean.
………………………………………………………………………………Hank mengingatkan bahwa Sean sedang dihukum dan dia harus bersekolah, tapi Sean membantah dengan alasan bahwa dia adalah murid tercerdas di sekolah dan dia mampu mengejar pelajaran yang tertinggal. Hank tampak menghawatirkannya, karena seorang pelajar dan belum cukup umur tidak mungkin dapat berpetualang sendiri. Hank tetap menentang keinginan Sean, tapi Sean tetap membantah.
………………………………………………………………………………
Saat itu cuacanya sangat panas dan mereka melintasi jalan bebatuan, tiba-tiba batu yang diinjak oleh Hank retak dan di dalamnya ada lendir seperti telur. Setelah dilihat ternyata yang lewati itu bukan batu tapi telur raksasa. Mereka berjalan putar balik karena tidak ingin menjadi santapan makan siang kadal raksasa. Ketika berjalan untuk kembali Gabato terjatuh dalam telur ternyata induknya mendengar lalu mengejar (Film Journey 2: Mysterious Island, 2012).
d.      Pertikaian
Pada tahapan cerita ini, mulai muncul pertikaian antartokoh atau antara tokoh dengan dirinya sendiri, akan tetapi belum sampai diselesaikan. pertikaian tersebut dapat memicu pada konflik puncak dalam cerita (klimak). Pada tahapan ini, di dalam film Journey 2 Mysteorious Island pertikaian lebih banyak berada ketika sudah sampai di Pulau Misterius. Adapun wujud tahapan ini adalah ketika berada di depan pintu pulau yang diselimuti badai besar dan kuat, ketika Hank mengutarakan ingin segera keluar dari pulau misteri kepada Anderson tetapi tidak diijinkan dengan alasan ada beberapa hal yang ingin ia perlihatkan, lalu ketika Hank melarang Sean mendekati gunung Berapi yang memiliki kandungan emas, karena mereka sudah tidak memiliki banyak waktu untuk berada di pulau tersebut. Hal ini dapat dibuktikan dari kutipan sinopsis berikut:
Di tengah-tengah perjalanan mendekati pintu masuk pulau, mereka disambut oleh petir dan badai yang sangat kencang.
……………………………………………………………………………
Anderson mengajak mereka ke rumahnya untuk bermalam karena hari sudah mulai gelap. Akan tetapi Hank menghendaki untuk segera pulang, Anderson melarangnya karena ada banyak hal yang ingin ia tunjukkan pada Sean.
……………………………………………………………………………..
Hank melarang Sean untuk mendekati gunung berapi, karena mereka sudah tidak mempunyai waktu banyak di pulau yang akan tenggelam itu. Namun Anderson memperingatkan Hank bahwa Sean memiliki hak untuk melakukan apa yang dia inginkan (Film Journey 2: Mysterious Island, 2012).
e.       Klimak
Pada tahapan cerita ini konflik atau masalah yang terjadi sudah mencapai puncaknya. Puncak permasalahan yang terdapat di film Journey 2 Mysteorious Island ini, adalah ketika Hank menemukan retakan tanah pada pulau yang ditemukan di kota hilang (Atlantis) yang dapat mengakibatkan terbunuhnya mereka semua karena tenggelamnya Pulau Misterius tersebut dan ketika perjalanan mencari kapal Natulius. Hal ini dapat dibuktikan dari kutipan sinopsis berikut:
Ketika semuanya sedang melihat-lihat kota tersebut Hank menemukan kejanggalan, terdapat retakan tanah yang berisikan air laut. Dari kejanggalan itu dapat diketahui bahwa pulau itu akan segera tenggelam selama dua atau tiga hari lagi.
……………………………………………………………………………..
Pagi telah tiba, Hutan itu sudak banyak air, kemungkinan Hutan itu akan lebih cepat tenggelam dan tidak sesui dengan perkiraan. Mereka bergegas menuju Poseidon untuk mengambil kapal selam, tetapi Gabato hilang.
………………………………………………………………………....….
Sean dan Hank telah sampai di Poseidon ternyata mereka tidak melihat adanya suatu kapal selam Natulius. Mereka hanya melihat hamparan laut yang akan membanjiri Hutan (Film Journey 2: Mysterious Island, 2012).
f.       Peleraian
Pada tahap ini merupakan lukisan pemecahan dari konflik-konflik yang ada atau yang terjadi. Dalam film Journey 2: Mysterious Island ini diceritakan untuk menyelamatkan diri Sean, Hank, Kailani, Gabato dan Anderson harus mendapatkan kapal selam Natulius yang berada di dasar Posaidon kota Atlantis. Akan tetapi karena Gabato menghilang mereka saling berbagi tugas Kailani dan Anderson mencari Gabato sedangkan Sean dan Hank menuju Posaidon untuk menemukan kapal Natulius dan menyelamatkan mereka semua dari Pulau Misterius tersebut.
Hal ini dapat dibuktikan dari kutipan sinopsis berikut.
Anderson akan menemani Kailani kembali ke Gunung Berapi dan Sean bersama Hank menuju Poseidon untuk menemukan kapal Natulius.
……………………………………………………………………………
“Hank berpikir satu-satunya yang dapat dimanfaatkan adalah ikan listrik tersebut untuk pengisian daya energi kapal. Hank bergerak cepat untuk mendapatkan ikan itu, Sean mengingatkan untuk berhati-hati, ia tidak ingin Hank terluka. Akhirnya mereka berhasil dan kapal bisa berjalan.
……………………………………………………………………………
Anderson, Gabato dan Kailani masih ada di darat akhirnya mereka terjun dan untungnya kapal selam Natulius yang dibawa Sean dan Hank datang tepat waktu, jadi mereka dapat terselamatkan (Film Journey 2: Mysterious Island, 2012).
g.      Penyelesaian
Pada tahapan cerita ini pengarang melukiskan akhir suatu certa yang merupakan penyelesaian masalah. penyelesaian, dalam film ini memiliki akhir cerita bahagia (happy ending). Mereka semua dapat keluar dari Pulau Misterius dan dapat menjalani hidup lebih baik dari sebelumnya. Hal ini dapat dibuktikan dari kutipan sinopsis berikut:
Gabato yang dulunya hanya memiliki kendaraan Helikopter tua kini dia memiliki kapal selam untuk mengantar penumpangnya. Kailani yang dulunya membantu ayahnya kini dapat meneruska jenjang pendidikannya di kuliah. Sean dan Hank yang selalu berbeda pendapat kini menjadi sependapat, sehingga menjadikan keluarga yang harmonis dan Anderson yang dulunya tidak pernah pulang pada akhirnya bisa pulang berkumpul dengan keluarganya (Film Journey 2: Mysterious Island, 2012).
3.      Setting
Latar  atau setting meliputi tempat, waktu dan suasana yang digunakan untuk membangun cerita dari dalam. Latar dalam suatu cerita biasanya bersifat faktual, bisa pula imajiner (hanya angan atau penghayalan). Latar memberikan pijakan cerita secara konkret dan jelas. Sehingga memberikan kesan nyata (fakta) seolah-olah benar-benar terjadi. Di dalam film Journey 2 mysteorious island  ini, terdapat beberapa latar. Adapun sebagian latar tersebut adalah:
1.      latar tempat
a.      kota Deyton
Latar tempat ini, dalam film disebutkan secara langsung dan dijelaskan bagaimana kronologis keluarga Sean bertempat tinggal di kota Deyton. Hal ini dapat dibuktikan dari kutipan sinopsis berikut: “Pernikahan mereka membuat keluarga Sean harus pindah ke Deyton Amerika mengikuti Hank. Kepindahan tersebut membuat Sean merasa dijauhkan dari  teman-temannya” (film Journey 2: Mysterious Island, 2012).
b.      Jalan raya
Latar tempat ini, di dalam film digunakan ketika Sean selesai menerobos fasilitas satelit untuk memperoleh sinyal radio dan ketika ia melajukan motornya dengan kencang. Hal ini dapat dibuktikan dari kutipan sinopsis berikut: “Ia mengalami masalah dari pihak kepolisian, karena telah menerobos fasilitas satelit dan ketika hendak ditangkap ia mengendarai sepeda motor miliknya dengan kecepatan tinggi di jalan raya yang pada akhirnya justru masuk ke dalam Kolam renang McGillicuttys” (film Journey 2: Mysterious Island, 2012).
c.       Kolam renang McGillicuttys
Latar tempat ini, di dalam film digunakan setelah Sean dikejar beberapa polisi dan akhirnya masuk ke dalam kolam renang McGillicuttsys. Hal ini dapat dibuktikan dari kutipan sinopsis berikut: “Ia mengalami masalah dari pihak kepolisian, karena telah menerobos fasilitas satelit dan ketika hendak ditangkap ia mengendarai sepeda motor miliknya dengan kecepatan tinggi di jalan raya yang pada akhirnya justru masuk ke dalam Kolam renang McGillicuttys” (film Journey 2: Mysterious Island, 2012).
d.      Rumah Sean dan Kamar Sean
Latar tempat ini, di dalam film diperlihatkan ketika Sean lolos dari tahanan kepolisian dengan bantuan Hank ia langsung pulang ke rumah. Sedangkan diperlihatkan pula latar Kamar Sean ketika ia belajar memahami pesan sinyal radio, memecahkan teka-teki Pulau Misterius dan Hank datang membawa dua passport ke Pulau Misterius. Hal ini dapat dibuktikan dari kutipan sinopsis berikut:
Sesampainya di rumah ibunya menanyakan alasan Sean membuat kekacauan, tetapi ia tidak mau menjawabnya
……………………………………………………………………………..
Pagi hari, ketika Sean sedang belajar di kamarnya, Hank datang dan duduk di sampingnya
……………………………………………………………………………..
Beberapa waktu kemudin Hank masuk ke dalam kamar Sean dengan membawa dua passport untuk pergi ke pulau (film Journey 2: Mysterious Island, 2012).
e.       Pulau Misterius
Latar tempat ini, di dalam film diperlihatkan ketika Hank, Sean, Kailani dan Gabato melintasi pusat badai yang menjadi letak pulau miterius. Di dalamnya terdapat tempat-tempat yang mengagumkan, indah dan penuh rintangan seperti tepi pantai, Hutan yang dipenuhi telur kadal raksasa, rumah Anderson yang unik, kota Atlantis, dan jantung pulau yang sangat ekstream. Hal ini dapat dibuktikan dari kutipan sinopsis berikut:
Akhirnya mereka terjatuh dan terhempas ke tepi pantai Pulau Misterius.
………………………………………………………………………………
Ketika mereka melihat keadaan yang ada di sekitar, tiba-tiba menemukan sebuah pintu seperti gua, pintu tersebut adalah jalan masuk Pulau Misterius.
……………..………………………………………………………………
Pulau itu ternyata sangat indah seperti surga, hewan -hewan besar seperti gajah di puau itu berubah menjadi kecil dan kadal, kumbang (lebah) dan serangga yang biasanya kecil berubah menjadi besar (raksasa).
………..……………………………………………………………………
Anderson mengajak mereka ke rumahnya untuk bermalam karena hari sudah mulai gelap.
………………….…………………………………………......................
Rumah Anderson sangat unik dan sederhana.
……………………………………………..……………………..............
Keesokan harinya Anderson menunjukkan sebuah tempat yang mengagumkan seperti sebuah kerajaan dan kota yang tak pernah dihuni selama ribuan tahun. Dari poseidon yang dilihat oleh Sean dapat diketahui bahwa tempat tersebut adalah kota Atlantis, yaitu kota yang hilang.
…….……………………………………………………………………….
Untuk menuju tempat tersebut mereka melewati Jantung pulau, perjalanan yang sangat panjang dan memilki banyak rintangan (film Journey 2: Mysterious Island, 2012).
f.       latar waktu
1.      Malam hari (larut malam)
Latar waktu ini, di dalam film digunakan ketika Sean menerobos fasilitas Satelit, ketika Anderson memintanya untuk menginap di rumahnya dan ketika mereka menginap di Hutan. Hal ini dapat dibuktikan dari kutipan sinopsis berikut:
Pada suatu malam hari, ia memiliki tingkah laku yang aneh, tidak seperti biasanya
……………………………………………………………………………
Anderson mengajak mereka ke rumahnya untuk bermalam karena hari sudah mulai gelap
……………………………………………………………………….……
Anderson mengajak semua untuk istirahat dan bermalam” (film Journey 2: Mysterious Island, 2012).
2.      pagi hari
Latar waktu di dalam film ditunjukkan ketika Sean belajar di kamarnya, ketika Sean dan Hank memulai perjalanannya ke pulau miesterius. Selain itu juga digunakan ketika Anderson menunjukkan kota Atlantis dan ketika menyadari bahwa perkiraan tenggelamnya Pulau Misterius lebih cepat. Hal ini dapat dibuktikan dari kutipan sinopsis berikut.
Pagi hari, ketika Sean sedang belajar di kamarnya, Hank datang dan duduk di sampingnya
…………………………………………………...........................................
Keesokan hari, pagi-pagi Sean dan Hank pergi ke pelabuhan dia mencari kapal yang mau mengantarnya ke titik koordinat yang dituju
……………………………………………………………….……………
Keesokan harinya Anderson menunjukkan sebuah tempat yang mengagumkan seperti sebuah kerajaan dan kota yang tak pernah dihuni selama ribuan tahun
……………………………………………………………………………..
Pagi telah tiba, Hutan itu sudak banyak air, kemungkinan Hutan itu akan lebih cepat tenggelam dan tidak sesui dengan perkiraan (film Journey 2: Mysterious Island, 2012).

g.      Latar suasana
1.      Menakutkan
Latar ini dapat ditemukan dalam perjalanan menuju Pulau Misterius. Pada perjalanan tersebut Sean, Hank, Kailani dan Gabato melihat badai besar yang menyelimuti pulau tersebut. Hal ini dapat dibuktikan dari kutipan sinopsis berikut: “Ditengah-tengah perjalanan mendekati pintu masuk pulau, mereka disambut oleh petir dan badai yang sangat kencang”. (film Journey 2: Mysterious Island, 2012).
2.      Menegangkan
Latar ini dapat ditemukan pada saat Sean akan tercebur ke dalam Kolam, menerobos pusat badai yang berada di pintu masuk Pulau Misterius, dan ketika dekejar oleh kadal raksasa dan burung pemangsa Serangga. Hal ini dapat dibuktikan dari kutipan sinopsis berikut:
Kailani meminta ayahnya untuk putar balik tetapi Sean tidak mengijinkan justru meminta untuk menerobos pusat badai
………………………………………………………………………...Ketika berjalan untuk kembali Gabato terjatuh dalam telur ternyata induknya mendengar lalu mengejar mereka
….......…………………………………..………………………………
Di tengah-tengah perjalanan terdapato gerombolan burung pemakan serangga, burung tersebut mengejar kumbang yang dinaiki Sean, Hank, Kailani Anderson dan Gabato. Mereka berusaha untuk menghindari dengan cara menerobos sela-sela ranting pohon yang lebat (film Journey 2: Mysterious Island, 2012).

3.      Mencekam
Latar ini dapat ditemukan pada saat Sean hampir dimangsa oleh kadal raksasa (Godzilla). Hal ini dapat dibuktikan dari kutipan sinopsis berikut: “Mereka lari sampai Sean hampir masuk dalam mulut kadal” film Journey 2: Mysterious Island, 2012).
4.      Menyenangkan
Latar suasana tersebut dapat diperoleh pada saat Hank mengajak Sean berpetualang mencari Pulau Misterius dengan membawa paspor dan setelah Sean , Hank, Kailani, Anderson dan Gabato berhasil keluar dari pulau yang akan tenggelam, mereka dapat menjalankan kehidupan mereka lebih baik dari kehidupan sebelum pergi ke pulau. Hal ini dapat dibuktikan dari kutipan sinopsis berikut:
Beberapa waktu kemudin Hank masuk ke dalam kamar Sean dengan membawa dua passport untuk pergi ke pulau. Sean terkejut bahwa dia akan pergi ke pulau misterus dan merasa sangat bahagia
………………………………………………………………..………
kapal selam Natulius yang dibawa Sean dan Hank datang tepat waktu, jadi mereka dapat terselamatkan
……………………………….…………………………………………Akan tetapi mereka dapat melewati semua rintangan hingga sampai di Amerika dan melanjutkan hidup masing-masing. Gabato yang dulunya hanya memiliki kendaraan Helikopter tua kini dia memiliki kapal selam untuk mengantar penumpangnya. Kailani yang dulunya membantu ayahnya kini dapat meneruska jenjang pendidikannya di kuliah. Sean dan Hank yang selalu berbeda pendapat kini menjadi sependapat, sehingga menjadikan keluarga yang harmonis dan Anderson yang dulunya tidak pernah pulang pada akhirnya bisa pulang berkumpul dengan keluarganya. film Journey 2: Mysterious Island, 2012).


4.      Penokohan
Penokohan adalah cara pengarang menggambarkan dan mengembangkan karakter atau watak tokoh-tokoh dalam cerita. Karakter yang dimaksud menunjukkan pada sifat dan sikap para tokoh. Tokoh dibedakan menjadi tokoh utama, dan tambahan, serta tokoh antagonis, protagonis dan tritagonis.
a.      Sean
Seorang tokok dalam film Journey 2 (Mysterious Island) yang bernama Sean adalah remaja yang berwajah tampan, cerdas, pitar, suka berpetualangan dan baik. Tokok Sean ini merupakan tokok protagonis. Terlihat dari cuplikan cerita sinopsis berikut:   
Sean seorang remaja yang cerdas, pintar dan berjiwa petualang ia memiliki tingkah laku yang aneh tidak seperti biasanya, ia menjadi pemberontak sejak ia ditinggal oleh ayah kandungnya, tapi itu bukan alasan Sean yang sebenarnya. Sean mendapatkan sebuah surat yang berisi tulisan sandi-sandi. Suatu malam Sean mendengarkan radio, ia mendengar bahwa maksud dari sandi-sandi itu didengar berulang-ulang di radio, ia tidak mengetahui maksudnya. Sinyal radio tidak dapat dijangkau oleh peralatan Sean sehingga dia menerobos ke fasilitas satelit untuk memperkuat sinyal radio, supaya ia dapat mengetahui apa maksud dari kertas yang berisi sandi-sandi tersebut, karena ia telah berjanji bahwa ia harus memecahkan sandi-sandi yang telah dikirimkan oleh seseorang (film Journey 2: Mysterious Island, 2012).
b.      Hank
Seorang tokoh dalam film yang bernama Hank adalah orang yang berbadan besar dan kuat, Hank memiliki sifat cerdas dan pintar, baik hati, penyayang. Tokok Hank merupakan tokok protagonis. Terlihat dari cuplikan sinonsis berikut ini bahwa Hank seorang yang cerdas dan pintar: “Hank memiliki ide untuk menggabungkan titik-titik kordinat tersebut secara utuh dan akhirnya mereka berhasil menemukan satu titik koordinat sebuah pulau yang utuh.  Pulau itu terletak di 100 mil dari lepas pantai pulau, di tengah-tengah Samudra Pasifik bagian Selatan” film Journey 2: Mysterious Island, 2012).
c.       Alexander Anderson
Dalam film Journey 2 mysteorious island  ini, Anderson  adalah tokoh dalam cerita. selain itu,  juga merupakan tokoh protagonis. Ia adalah sosok seorang kakek yang memiliki kulit putih tapi sudah mulai keriput karena faktor usia, badan tinggi,  dan ramput yang sudah memutih. Adapun watak dari tokoh Alexander Anderson ini adalah memiliki kegemaran dalam berpetualang, cerdas, dan memiliki sifat mengejek meskipun dalam ejekan tersebut berupa sebuah motivasi kritik. Hal ini dapat dibuktikan dalam kutipan berikut. “Alexander Anderson” adalah vernian pertama dalam keluarganya, dia mencari Pulau Misterius separuh jiwanya.
….……………...……………………………………………………………………...
Anderson memberikan suatu pelajaran hidup untuk selalu berpetualang, berilmu pengetahuan, dan mencari beberapa keajaiban. (film Journey 2: Mysterious Island, 2012).
d.      Gabato Laguatan
Dalam film Journey 2 mysteorious island  ini, Gabato adalah tokoh utama dalam cerita. selain itu,  juga merupakan tokoh protagonis. Ia adalah sosok orang tua yang memiliki ciri-ciri tubuh pendek, hitam, gemuk, dan rambutnya ikal. Adapun watak dari tokoh Gabato ini adalah menyayangi Kailani dan . Hal ini dapat dibuktikan dalam kutipan berikut:
Gabato Lahuatan yang bertubuh gemuk, kulit hitam, rambut ikal, dan pendek. Menurutnya dia adalah kapten terbaik di pulau itu.
………………………………………………………………………………
Adapun kutiban yang lain  adalah sebagai berikut. “Sesaat kemudian Sean memperlihatkan garis kordinat untuk diantarkan kepulau tersebut tetapi sebelumnya Kailani tidak mau lalu Gabato memberi penjelasan kepada Kailani tentang pembayaran yang cukup mahal untuk dibuat kuliah” (film Journey 2: Mysterious Island, 2012).
e.       Kailani
Dalam film Journey 2 mysteorious island  ini, Kailani adalah tokoh  dalam cerita selain itu,  juga merupakan tokoh protagonis. Ia adalah sosok wanita yang memiliki paras cantik dan tubuh yang sexy. Adapun watak dari tokoh Kailani ini adalah pintar bernegosiasi dalam transaksi. Hal ini dapat dibuktikan dalam kutipan berikut: “seorang gadis cantik dan sexy siapapun yang melihatnya akan jatuh hati.
………………………………………………………………………………………
Kailani membuat kesepakatan untuk dibayar dua kali lipat dari membayaran sebelumnya karena pulau itu adalah sebuah pulau yang mematikan” (film Journey 2: Mysterious Island, 2012).
5.      Amanat
Amanat merupakan ajaran moral atau pesan yang ingin disampaikan oleh pengarang kepada pembaca melalui karyanya. Amanat tersebut disimpan rapi dan disembunyikan pengarang di dalam keseluruhan isi cerita. Oleh karena itu, untuk menemukannya, tidak cukup dengan melihat atau membaca sebagian cerita (sekilas), tetapi harus membaca ceritanya sampai tuntas. Beberapa amanat yang terdapat di dalam film Journey 2 mysteorious island ini adalah sebagai berikut.
Amanat dalam film Journey 2 mysteorious island  ini memiliki jumlah yang cukup banyak dan dapat kita pelajari. Seperti watak dari seorang Sean yang dapat dinilai dari dua faktor, yaitu faktor negatif dan faktor positif. Adapun faktor negatif dari sifat Sean adalah keras kepala, jadi sifat Sean dalam film ini mencerminkan kita untuk tidak memiliki sifat keras kepala karena jika seseorang mempunyai sifat keras kepala, segala apapun itu baik pendapat positif ataupun negatif dari orang lain akan sulit untuk kita terima. Sedangkan faktor positif dari sifat Sean adalaah memiliki sifat cerdas dan suka berpetualang, adapun amanat yang dapat kita ambil adalah bagaimana kita bisa memiliki sifat-sifat yang dimiliki seorang Sean yaitu cerdas dan suka berpetualang karena dengan memiliki sifat seperti Sean kita akan selalu berani dalam menghadapi hal-hal yang baru dan menguji keberanian kita dalam berpetualang.
Tokoh lain yang dapat dianalisis dan dijadikan amanat adalah Hank, dari seorang Hank yang memiliki tanggung jawab yang besar terhadap Sean dan keluarga, yaitu kita harus belajar bagaimana cara agar kita bisa amanah dalam setip hal dan betul-betul menjaganya jika suatu saat nanti kita diberikan sebuah tanggung jawab. Selain dari bertanggung jawab tadi, terdapat sifat lain yang harus kita jadikan sebuah contoh misalkan sifat Hank yang menyayangi Sean, adapun amanat untuk kita sendiri adalah kita harus memiliki sifat saling menyayangi bukan hanya sebatas keluarga saja melainkan terhadap sesama. Tapi di sisi lain dalam film ini ada sifat yang tidak harus kita miliki yaitu sifat dari Anderson yang selalu mengejek, karena jika kita memiliki sifat seperti itu maka orang-orang di sekitar kita akan menjatuh dan mengucilkan kita. Namun tikoh Anderson ini juga dapat mengajarkan kepada kita dalam setiap keadaan apapun kita harus mampu bertahan hidup.
Di dalam film ini juga terdapat amanat bahwa kebersamaan dan kekompakan akan menghasilkan keberhasilan yang maksimal dalam melakukan kegiatan bersama atau berkelompok. Selain itu, tidak dibolehkanya bersikap egois dalam suatu kelompok kerena jika ada, maka kelompok tersebut tidak akan berjalanan dan berhasil dengan maksimal dan akan terjadi suatu kehancuran.


LAMPIRAN
SINOPSIS FILM JOURNEY 2 “THE MYSTERIOUS ISLAND”
Pada abad ke-19 Jules Verne menulis kisah petualangan yang hebat di dalam novel. Novel itu, menceritakan tentang perjalanan ke pusat bumi dan Pulau Misterius. Karya-karyanya tersebut merupakan karya ilmiah tetapi hanya kaum Vernian saja yang mengetahui artinya. Sean seorang anak muda yang mempunyai latar belakang keluarga yang gemar berpetualang, baik itu dari Anderson (kakeknya) atau pun Ayahnya. Akan tetapi ayah dari Sean sudah meninggal. Ibu Sean menikah lagi dengan seorang ahli hukum yang bernama Hank. Dibalik pernikahan sang ibu dengan Hank, Sean memiliki sikap dingin dengan ayah tirinya tersebut. Pernikahan mereka membuat keluarga Sean harus pindah ke Deyton Amerika mengikuti Hank. Kepindahan tersebut membuat Sean merasa dijauhkan dari  teman-temannya.
Sean adalah seorang remaja yang tampan, berjiwa petualang cerdas, dan berjiwa petualang. Pada suatu malam hari, ia memiliki tingkah laku yang aneh, tidak seperti biasanya. Ia mengalami masalah dari pihak kepolisian, karena telah menerobos fasilitas satelit dan ketika hendak ditangkap ia mengendarai sepeda motor miliknya dengan kecepatan tinggi di jalan raya yang pada akhirnya justru masuk ke dalam Kolam renang McGillicuttys. Pihak kepolisian akhirnya memanggil Ayah tirinya (Hank) untuk mempertanggung jawabkan perbuatan Sean. Sebelum Sean menerobos fasilitas setelit, ia mendapatkan sinyal radio. Dia tidak dapat mengetahui maksud dari sinyal radio tersebut, hal itulah yang menjadi penyebab dia menerobos fasilitas satelit yaitu untuk memperkuat sinyal radionya. Sesampainya di rumah Ibunya menanyakan alasan Sean membuat kekacauan, tetapi ia tidak mau menjawabnya. Sehingga Ibunya mengira perbuatannya itu adalah pemberontakannya semenjak ditinggal oleh Ayahnya.
Pagi hari, ketika Sean sedang belajar di kamarnya, Hank datang dan duduk di sampingnya. Sean sedang belajar dan tidak memperdulikan Hank sama sekali. Ketika Hank mengamabil sebuah kertas diatas meja belajar Sean, ia mengetahui maksud dari kertas itu, lalu Hank menanyakan pada Sean seolah-olah ia tidak mengerti. Sean menutupinya dengan mengatakan bahwa itu hanya kertas biasa padahal itu adalah pesan yang ia terima dari sinyal radio. Hank mengambil kertas itu dan mengatakan bahwa kertas itu kriptogram seperti sandi Morse, Hank membaca isi dari kertas tersebut dan Sean tidak percaya bahwa Hank dapat mengetahui maksud dari sandi Morse tersebut. Hank pernah mempelajarinya ketika di Angkatan Laut. Sean memintanya untuk menjelaskan apa maksud dari isi kertas tersebut. Ternyata tulisan di dalamnya berisi pernyataan bahwa Pulau Misterius itu nyata. Sean tidak percaya, akan tetapi Hank berusaha untuk meyakinkannya dengan menjelaskan satu persatu sandi-sandi tersebut. Sean tidak percaya bahwa ada yang menemukan pulau itu, ia mengambil buku tentang Pulau Misterius yang berisi tentang Pulau Misterius yang  telah bertahun-tahun dicari oleh para Vernian, Hank dan Sean memecahkan misteri itu bersama-sama dengan cara menggabungkan tiga buku yang berbeda dengan penulis yang berbeda tetapi membahas suatu tema yang sama yaitu pulau. Di dalam ketiga buku tersebut terdapat halaman seperti peta bergambar pulau yang tidak utuh tetapi memiliki titik koordinat. Hank memiliki ide untuk menggabungkan titik-titik kordinat tersebut secara utuh dan akhirnya mereka berhasil menemukan satu titik koordinat sebuah pulau yang utuh. Pulau itu terletak 100 mil dari lepas pantai pulau, di tengah-tengah Samudra Pasifik bagian Selatan.
Tanpa memikirkan izin dari kedua orangtuanya Sean langsung berkemas untuk pergi ke Pulau Misterius. Hank mengingatkan bahwa Sean sedang dihukum dan dia harus bersekolah, tapi Sean membantah dengan alasan bahwa dia adalah murid tercerdas di sekolah dan dia mampu mengejar pelajaran yang tertinggal. Hank tampak menghawatirkannya, karena seorang pelajar dan belum cukup umur tidak mungkin dapat berpetualang sendiri. Hank tetap menentang keinginan Sean, tapi Sean tetap membantah. Keesokan harinya , Hank menemui istrinya dan mengatakan bahwa anaknya akan pergi ke suatu pulau yang mesterius. Sean juga ingin bertemu dengan kakeknya Alexander Anderson yang telah dua tahun tidak ada kabarnya. Hank berjanji jika kakeknya tidak ada di sana ia akan menghiburnya dan menjadikan momen tersebut untuk lebih dekat dengan Sean. Ibu Sean yang semula tidak mengizinkan akhirnya membolehkan Sean pergi bersama dengan Hank menuju pulau. Beberapa waktu kemudin Hank masuk ke dalam kamar Sean dengan membawa dua passport untuk pergi ke Pulau. Sean terkejut bahwa dia akan pergi ke Pulau Misterius dan merasa sangat bahagia.
Keesokan hari, pagi-pagi Sean dan Hank pergi ke pelabuhan dia mencari kapal yang mau mengantarnya ke titik koordinat yang dituju. Ternyata, tidak ada yang mau mengantarkannya menuju pulau tersebut, meskipun dibayar dengan harga yang sangat mahal. Tiba-tiba datanglah seorang Gabato yang bertubuh pendek, berkulit hitam dan gemuk. Ia mendengar bahwa Sean mau membayar dengan jumlah yang sangat mahal. Gabato adalah seorang pilot helikopter tua yang kurang berpengetahuan. Di dalam pikirannya hanya bagaimana untuk mendapatkan uang yang banyak untuk menyekolahkan anak gadis yang ia cintai. Gabato menginginkan anak gadisnya itu dapat berkuliah. Gabato mengatakan bahwa ia mau mengantarkan ke pulau tersebut, lalu mereka menujukkan transportasinya. Sean dan Hank sangat terkejut karena mereka melihat kapal tersebut sangat besar tampak masih baru. Ketika Gabato menunjuk dan mengalihkan pandangan mereka dan menunjukkan bahwa alat transportasi yang dimaksud salah, bukan kapal tapi Helikopter mereka sangat terkejut. Helikopter itu sangat tua dan rapuh, tapi masih bisa dikemudikan.
Tidak lama kemudian, Gabato memanggil putri kesayangannya dengan mengatakan bahwa ia mendapatkan penumpang. Selah beberapa detik datang seorang gadis yang bernama Kailani dia tampak sangat cantik, manis dan cerdas membuat Sean terpesona. Tanpa memperdulikan Hank ia langsung mengulurkan tangannya berkenalan dan menunjukkan tempat tujuannya. Kailani langsung menolak, karena ia tahu bahwa pulau itu hanya berisi badai dan angin yang mematikan semua orang, di sana hanya berisi bangkai-bangkai kapal. Gabato menegur anaknya, ia sangat panik mengetahui putrinya menolak penumpang. Kemudian Gabato membujuk putrinya supaya mau mengantarkan penumpang dengan ongkos yang ditawarkan. Kailani cukup cerdas ia bersedia mengantar dengan syarat mau membayar ongkos yang ditentukannya. Ongkos yang akan dibayar sebelumnya sejumlah 1000 dolar Amerika dan dinaikkan oleh Kailani menjadi 3000 dolar Amerika. Hank terkejut dan langsung mengajak Sean pergi, tapi Sean tidak mau dan akhirnya Sean merayu Hank supaya mau menambah ongkosnya. Oleh karena Hank sangat menyayangi Sean, maka ia mau menambah biaya yang ditawarkan.
Mereka berempat berangkat menuju pulau misterus. Di tengah-tengah perjalanan mendekati pintu masuk pulau, mereka disambut oleh petir dan badai yang sangat kencang. Kailani meminta ayahnya untuk putar balik tetapi Sean tidak mengijinkan justru meminta untuk menerobos pusat badai. Helikopter sudah tidak kuat bertahan karena badai dan petir. Akhirnya mereka terjatuh dan terhempas ke tepi pantai Pulau Misterius. Semua dalam keadaan tidak sadar, ketika ai sudah mulai surut satu persatu mereka tersadar. Dari keempat orang tersebut Hank yang tersadar lebih dulu, kemudian Hank berusaha membangunkan Sean yang mesih dalan keadaan memejamkan mata, akhirnya Sean tersadar dan Hank mengajak untuk mencari Kailani dan Gabato.  Tidak lama kemudian Kailani muncul dari balik bebatuan yang ada di pantai, dia berlari mencari ayahnya, ternyata ayahnya terjebak di pasir-pasir. Setelah mereka sadar, mereka berusaha untuk mencari jalan keluar dari pantai tersebut. Ketika mereka melihat keadaan yang ada di sekitar, tiba-tiba menemukan sebuah pintu seperti gua, pintu tersebut adalah jalan masuk Pulau Misterius.
Pulau itu ternyata sangat indah seperti surga, hewan -hewan besar seperti gajah di Pulau itu berubah menjadi kecil dan kadal, kumbang (lebah) dan serangga yang biasanya kecil berubah menjadi besar (raksasa). Sean tidak ingin pulang dari pulau itu, ia ingin mencari kakeknya, ia yakin bahwa kakeknya ada di pulau itu. Gabato dan Kailani ingin kembali pulang dengan membuat SOS untuk mencari bantuan. Sean dan Hank tidak mengizinkan mereka untuk kembali. Akhirnya mereka berempat memulai perjalanannya untuk mencari kakek Sean. Saat itu cuacanya sangat panas dan mereka melintasi jalan bebatuan, tiba-tiba batu yang diinjak oleh Hank retak. Setelah dilihat ternyata yang dilewati itu bukan batu tetapi telur kadal raksasa. Mereka berjalan putar balik karena tidak ingin menjadi santapan makan siang kadal raksasa. Ketika berjalan untuk kembali Gabato terjatuh dalam telur ternyata induknya mendengar lalu mengejar mereka.  Mereka lari sampai Sean hampir masuk dalam mulut kadal. Tidak lama kemudian ada sebatang kayu yang menimpuk kepala kadal sampai kadal itu tak berdaya. Mereka heran siapa sebenarnya yang melempar kayu itu, ternyata muncul seorang Alexander Anderson yaitu kakek Sean. Anderson mengajak mereka ke rumahnya untuk bermalam karena hari sudah mulai gelap. Akan tetapi Hank menghendaki untuk segera pulang, Anderson melarangnya karena ada banyak hal yang ingin ia tunjukkan pada Sean. Selain itu satelit radio Anderson juga dapat digunakan setelah jarak waktu satu sampai dua minggu. Rumah Anderson sangat unik dan sederhana.
Keesokan harinya Anderson menunjukkan sebuah tempat yang mengagumkan seperti sebuah kerajaan dan kota yang tak pernah dihuni selama ribuan tahun. Dari poseidon yang dilihat oleh Sean dapat diketahui bahwa tempat tersebut adalah kota Atlantis, yaitu kota yang hilang. Kota tersebut telah ditulis secara detail di dalam buku Verne. Ketika semuanya sedang melihat-lihat kota tersebut Hank menemukan kejanggalan, terdapat retakan tanah yang berisikan air laut. Dari kejanggalan itu dapat diketahui bahwa pulau itu akan segera tenggelam selama dua atau tiga hari lagi. Hal itu tidak sesuai perhitungan Anderson, yang memperkirakan pulau itu akan tenggelam 14 tahun kemudian. Cara satu-satunya untuk keluar dari pulau adalah dengan Natulius, kapal selam milik Kapten Nemo yang dibuat pada tahun 1870. Kapal itu berada di Gua Basal pulau lain dan berada di bawah Karang Poseidon. Untuk menuju tempat tersebut mereka melewati Jantung Pulau, perjalanan yang sangat panjang dan memilki banyak rintangan. Di tengah-tengah perjalanan mereka menjumpai debu letusan Gunung Berapi yang memiliki kandungan  emas di dalamnya.
Sebenarnya mereka ingin mendekati dan memastikan Gunung Berapi tersebut. Hank melarang Sean untuk mendekati gunung berapi, karena mereka sudah tidak mempunyai waktu banyak di pulau yang akan tenggelam itu. Namun Anderson memperingatkan Hank bahwa Sean memiliki hak untuk melakukan apa yang dia inginkan. Dalam mendidik Sean Anderson memberikan suatu pelajaran hidup untuk selalu berpetualang, berilmu pengetahuan, dan mencari keajaiban-keajaiban. Hank tetap memaksa tidak mengizinkan dengan alasan menghawatirkan keselamatan Sean yang telah menjadi tanggung jawabnya. Pada akhirnya mereka semua memutuskan untuk tidak mendekati gunung berapi, tetapi meneruskan perjalanannya ke Natulius.
Perjalanan ke Natulius itu sangat jauh dan jalannya tidak mudah. Mereka harus melewati banyak tebing yang bergerigi dan sungai. Ketika ingin menuju ke Puncak Gunung, jalannya terputus dan banyak semak-semak. Akhirnya mereka tidak bisa melewatinya dan memutuskan untuk menaiki kumbang-kumbang raksasa. Di tengah-tengah perjalanan terdapat gerombolan burung pemakan serangga, burung tersebut mengejar kumbang yang dinaiki Sean, Hank, Kailani Anderson dan Gabato. Mereka berusaha untuk menghindari dengan cara menerobos sela-sela ranting pohon yang lebat. Misi itu berhasil semua burung terjatuh karena tersangkut ranting pohon. Sean yang merasa menang karena dapat mengecoh burung tadi, tidak melihat ke arah depan dan akhirnya dia tersangkut pohon dan jatuh. Kaki Sean terluka dan sulit digunakan untuk berjalan. Anderson mengajak semua untuk istirahat dan bermalam.
Pagi telah tiba, Hutan dalam Pulau Misterius itu sudah banyak air, kemungkinan Hutan itu akan lebih cepat tenggelam dan tidak sesuai dengan perkiraan. Mereka bergegas menuju Poseidon untuk mengambil Kapal Selam, tetapi Gabato hilang. Kailani yang memang sangat menyayangi dan sudah mengerti seperti apa Ayahnya meminta izin untuk mencari ayahnya. Mereka sudah tidak ada waktu lagi untuk tinggal lebih lama di Hutan. Akhirnya tidak semuanya yang ikut mencari Gabato. Anderson akan menemani Kailani kembali ke gunung berapi dan Sean bersama Hank menuju Poseidon untuk menemukan kapal Natulius.
Sean dan Hank telah sampai di Poseidon ternyata mereka tidak melihat adanya suatu kapal selam Natulius. Mereka hanya melihat hamparan laut yang akan membanjiri Hutan. Kemudian Hank berpikir dan ternyata kapal selam itu berada di dasar laut. Tidak berpikir lama mereka menggunakan alat yang sederhana yaitu kantong plastik untuk menyelam ke dasar laut. Hank dan Sean mencari keberadaan kapal selam itu diantara hewan-hewan laut. Ternyata kapal itu berada di dekat terumbu karang dekat markas ikan listrik yang sangat berbahaya. Sean dan Hank sangat cerdik, mereka pintar menghindar dari ikan-ikan itu dan akhirnya mereka lolos dari ikan tersebut. Kapal selam itu sudah lama tidak digunakan dan mesinnya sangat kotor dan membutuhkan daya untuk menjalankannya. Hank berpikir satu-satunya yang dapat dimanfaatkan adalah ikan listrik tersebut untuk pengisian daya energi kapal. Hank bergerak cepat untuk mendapatkan ikan itu, Sean mengingatkan untuk berhati-hati, ia tidak ingin Hank terluka. Akhirnya mereka berhasil dan kapal bisa berjalan.
Situasi sudah sangat berbahaya, gunung berapi sudah banyak mengeluarkan batu-batu besar dan lempeng bumi pecah karena pergeseran tanah. Anderson, Gabato dan Kailani masih ada di darat akhirnya mereka terjun dan untungnya kapal selam Natulius yang dibawa Sean dan Hank datang tepat waktu, jadi mereka dapat terselamatkan. Perjalan pulang melewati dasar laut sangat banyak rintangan, batu-batu gunung menghalangi jalannya kapal, tapi mereka dapat melewati semua rintangan hingga sampai di Amerika dan melanjutkan hidup masing-masing. Gabato yang dulunya hanya memiliki kendaraan Helikopter tua kini dia memiliki kapal selam untuk mengantar penumpangnya. Kailani yang dulunya membantu ayahnya kini dapat meneruska jenjang pendidikannya di kuliah. Sean dan Hank yang selalu berbeda pendapat kini menjadi sependapat, sehingga menjadikan keluarga yang harmonis dan Anderson yang dulunya tidak pernah pulang pada akhirnya bisa pulang berkumpul dengan keluarganya.