Minggu, 17 Juni 2012

penyebab hilangnya motivasi diri

1. Kehilangan Kepercayaan Diri 
Seseorang yang sedang belajar tentu pernah melakukan kesalahan. Tapi tidak semua orang sadar bahwa kesalahan adalah hal biasa dalam proses belajar. Beberapa kali gagal sering kali membuat orang ragu lalu merasa bahwa bidang ini tidak cocok untuknya. Motivasi untuk berprestasi di satu bidang tersebut yang semula memenuhi benaknya sekarang mulai luntur dan hilang.

2. Tidak Fokus
Kehilangan motivasi bisa terjadi saat Anda tidak tahu apa mau Anda. Apa yang menjadi perhatian Anda justru adalah hal-hal yang tidak Anda miliki. Ketimbang mencurahkan lebih banyak perhatian pada usaha yang sedang Anda rintis, Anda justru lebih sering mengamati tetangga yang membeli barang mewah. Jika semula motivasi Anda mungkin adalah untuk menjadi sama sukses dengan tetangga itu, tapi rasa iri kemudian membuat Anda kehilangan focus dan motivasi yang benar.

3. Tidak Tahu Arah

Anda ingin sesuatu tapi tidak tahu bagaimana mencapainya. Anda ingin punya sebuah rumah tapi tidak punya bayangan bagaimana tipenya, letaknya, harganya, dsb. Jika kemudian ada satu yang menarik, tapi ternyata uang mukanya sangat besar, Anda pun panik. Ini biasanya terjadi karena Anda tidak mau berjalan selangkah demi selangkah. Padahal, yang perlu Anda lakukan di sini sebenarnya cukup dengan menenangkan pikiran agar dapat melihat lebih jernih

Apakah motivasi itru

Motivasi adalah proses yang menjelaskan intensitas, arah, dan ketekunan seorang individu untuk mencapai tujuannya.[1] Tiga elemen utama dalam definisi ini adalah intensitas, arah, dan ketekunan.[2]
Berdasarkan teori hierarki kebutuhan Abraham Maslow, teori X dan Y Douglas McGregor maupun teori motivasi kontemporer, arti motivasi adalah alasan yang mendasari sebuah perbuatan yang dilakukan oleh seorang individu. Seseorang dikatakan memiliki motivasi tinggi dapat diartikan orang tersebut memiliki alasan yang sangat kuat untuk mencapai apa yang diinginkannya dengan mengerjakan pekerjaannya yang sekarang. Berbeda dengan motivasi dalam pengertian yang berkembang di masyarakat yang seringkali disamakan dengan semangat, seperti contoh dalam percakapan "saya ingin anak saya memiliki motivasi yang tinggi". Statemen ini bisa diartikan orang tua tersebut menginginkan anaknya memiliki semangat belajar yang tinggi. Maka, perlu dipahami bahwa ada perbedaan penggunaan istilah motivasi di masyarakat. Ada yang mengartikan motivasi sebagai sebuah alasan, dan ada juga yang mengartikan motivasi sama dengan semangat.
Dalam hubungan antara motivasi dan intensitas, intensitas terkait dengan seberapa giat seseorang berusaha, tetapi intensitas tinggi tidak menghasilkan prestasi kerja yang memuaskan kecuali upaya tersebut dikaitkan dengan arah yang menguntungkan organisasi.[2] Sebaliknya elemen yang terakhir, ketekunan, merupakan ukuran mengenai berapa lama seseorang dapat mempertahankan usahanya.[2]

Jumat, 27 April 2012

Resensi novel Seandainya Aku Boleh Memilih

  • Judul : Seandainya Aku Boleh Memilih
  • Pengarang : Mira W
  • Penerbit : PT. Gramedia Pustaka Utama
  • Tahun Terbit : 1999
  • Tempat Terbit : Jakarta
  • Tebal : 224 Halaman
  • Panjang Buku : 18 cm
  • Ilustrasi Buku : Merah tua, putih dan hijau; Warna dasar violet dan terdapat bunga warna putih; dan hijau tua dengan tulisan warna emas.
Awal karir Mira W sebagai penulis dimulai pada tahun 1975. selain menulis Mira W juga sebagai dokter dan staf pengajar di sebuah perguruan tinggi di Jakarta. Buku-buku karya Mira W diantaranya Sepolos Cinta Dini (Gramedia 1978), Cinta Tak Pernah Berhutang (1978) dan Permainan Bulan Desember (1979, Gramedia 1999)
Novel ini diawali dengan pertemuan antara Bandi, Haris dan Riri. Pertemuan itu menghasilkan cinta segitiga dimana Riri telah menikah dengan Bandi yang keadaannya sangat lemah, tapi Riri juga berhubungan dengan Haris, dimana Haris adalah kakak Bandi. Dari hasil hubungan Riri dengan Haris, Riri mempunyai anak yang harus ditinggalkan sejak dia masih bayi.
Berawal dari hal tersebut, mulailah konflik antara Riri, Haris, Bandi dan Ibunya yaitu tentang kebenaran siapa ibu Doni. Dan akhirnya Bandi pun mengetahui kalau Riri telah berkhianat dengan kakaknya sendiri. Masalah pun belum selesai dimana Tanti tidak mau menyerahkan Doni kepada ibunya dan dia nekat bunuh diri.
Kemampuan pengarang memaparkan plot/ alut dengan sangat baik merupakan salah satu kekuatan novel ini. Alur yang dibawakan dalam novel ini adalah alur maju, jadi para pembaca tidak bingung untuk membayangkan cerita dalam novel ini.
Penokohan antara protagonis dan antagonis sangat jelas sehingga pembaca tidak perlu berpikir mengenai siapa yang jahat dan yang baik. Tokoh Riri merupakan tokoh sentral yang mempunyai watak baik, berpikir kritis, cerdas, rela berkorban. Kesempurnaan watak Riri terlihat dalam novel ini, tetapi dalam kesempurnaan tersebut pengarang tetap menyisipkan sifat seorang manusia biasa kepada sang tokoh antagonis dibawakan oleh ibu Bandi. Ibu Bandi yang berwatak tidak mau mengalah / jahat dimana ibu Bandu tega memisahkan cucunya dari ibu kandungnya sendiri.
Sudut pandang maha tahu yang digunakan dalam novel ini juga mendukung keseluruhan cerita. Sang pengarang yang bertindak sebagai seseorang yang mengamati Riri membuat kejadian dalam novel ini ikut tertuang dalam penggunaan sudut pandang ini. Hal inilah yang mendukung alur dan latar. Watak riri juga menjadi sangat jelas bahkan sifat manusia yang dimilikinya tanpa diketahui tokoh lain dalam novel ini akan dapat diketahui oleh pembaca akibat sudut pandang yang digunakan sang pengarang
Novel ini sarat dengan amanat, bahkan dapat disebut sebagai sastra petuah. Adapun amanat yang terdapat di dalam novel ini diantaranya kita harus berbakti kepadas orang tua, kita harus bisa mengendalikan diri kita diantaranya kita atau hawa nafsu, kita pun harus mengalah kepada orang yang lemah dan kita harus berbakti pada suami jika kita sudah menikah. Amanat-amanat lain yang terselip pada berbagai bagian cerita dapat dibaca pada novel ini. Amanat-amanat tersebut terungkap jelas ketika Haris mengikuti semua yang diperintahkan ibunya dan ketika Haris dan Riri harus berkorban demi anaknya.
Pembawaan dua konflik yang sangat jelas berbeda menjadi salah satu kelemahan buku ini. Konflik pertama dibawakan dalam kebohongan yang sudah lama oleh pengarang, kemudian dilanjutkan dengan konflik kedua yang berlawanan dengan konflik yang pertama. Yakni konflik kedua ini tidak ada kebohongan dan pembalasan dari kebohongan itu. Akan tetapi, hal tersebut tidak mengurangi keunggulan novel ini dalam segi konflik yang dimunculkan. Kedua konflik tersebut tetap menarik untuk diikuti dan diketahui lanjutannya.
Jika Anda membaca novel ini, mungkin Anda tidak bisa berhenti di tengahnya. Novel ini mampu membuat pembacanya terus tertarik hingga akhir cerita. Latar dan alur cerita bagitu jelas mampu membuat Anda merasa ikut dalam ceritanya. Konflik yang menarik dan cerita ini penuh dengan amanat, juga dapat membuat pembaca lebih tertarik. Karena itu cobalah membaca novel ini dan nikmatilah cerita yang dibawakannya.

Jumat, 30 Maret 2012

KEHIDUPAN



Dulu begitu banyak rencana

Yang telah kita jalin saat kita bersama

Begitu banyak angan - angan

Yang terselip disetiap bait perbincangan kita

Namun Sekarang...!!!

Semua rencana yang terjalin

telah menjadi sketsa yang hampir terlupakan

Juga semua angan - angan yang tercipta

Telah menjadi kenangan kehidupan untukku

Ku sama sekali tak menduga

Semua berlalu dengan begitu cepatnya

Kehadiranmu yang begitu singkat dalam hidupku

menjadi diary yang sangat pribadi dihatiku

Kau telah menjadi kenangan

Juga telah menjadi bagian masa laluku

Ya... bagian masa lalu yang mungkin tak bisa dihapus

Dan puing masa lalu yang mungkin tak bisa dilupakan

Karena sampai saat ini ku masih mengaharapkan semua angan kita

Ku masih mengharapkan tentang kebersamaan kita

Namun ku hanya bisa berharap tanpa bisa memaksa

Karena semua sudah diatur dalam garis kehidupan kita...

Garis kehidupan yang abadi dari Sang Penci

Jumat, 23 Maret 2012

HANYA KATA-KATA

Tragedi usia tua tidak yang satu sudah tua, tapi yang satu masih muda.

Ada sesuatu yang menular tentang menuntut kebebasan.

Perlahan-lahan ... kebenaran yang menyingsing pada wanita, dan masih lebih lambat pada pria, wanita ada anak tiri alam, tidak ada Cinderella nasib yang akan dowered hanya dengan peri dan Pangeran, tetapi bahwa baginya dan dalam dirinya, karena benar-benar sebagai untuk dan manusia, kehidupan telah ditempa pengalaman yang besar, pencapaian tuannya, wahyu tertingginya manusia dari hal-hal yang dunia dibuat.

Ketika kita menempatkan ide-ide dari apa hidup harus seperti, kita bebas untuk sepenuh hati mengatakan ya untuk hidup kita sebagaimana adanya.

Siapa saja dapat mencoba-coba, tapi setelah Anda membuat komitmen itu, darah Anda memiliki benda tertentu di dalamnya, dan itu sangat sulit bagi orang untuk menghentikan Anda.

Menghargai visi dan impian Anda karena mereka adalah anak-anak jiwamu, cetak biru prestasi utama Anda.

Ketika kita menemukan diri kita tanpa gairah dan tujuan, hal pertama yang perlu kita lakukan adalah berhenti. Tapi itu tidak mudah. Sisa dunia sedang zooming dengan kecepatan penuh. Dibiarkan saja dengan diri kita sendiri, tanpa sebuah proyek untuk menduduki kita, kita dapat menjadi gugup dan kritik diri tentang apa yang kita harus lakukan dan rasakan. Ini bisa menjadi sangat tidak nyaman sehingga kita mencari gangguan apa pun daripada membiarkan diri kita ruang untuk menjadi seperti kita.

Tujuan adalah tempat di mana kegembiraan yang mendalam Anda memenuhi kebutuhan dunia.

Tidak ada rahasia untuk sukses. Ini adalah hasil dari persiapan, kerja keras dan belajar dari kegagalan.

Definisi saya tentang sebuah masyarakat bebas adalah masyarakat di mana itu aman untuk tidak populer.

Jangan pernah berjalan jauh dari kegagalan. Sebaliknya, pelajari dengan seksama dan imajinatif untuk aset tersembunyi.

Saya berharap bahwa setiap kehidupan manusia mungkin kebebasan transparan murni.

Antara stimulus dan respon ada spasi. Dalam ruang yang kekuatan kita untuk memilih tanggapan kita. Menanggapi kami terletak pertumbuhan dan kebebasan kita.

Pengampunan adalah kunci untuk tindakan dan kebebasan.

PERSAHABATAN

Tiada mutiara sebening cinta..
Tiada sutra sehalus kasih sayang..
Tiada embun sesuci ketulusan hati..
Dan tiada hubungan seindah persahabatan..
Sahabat bukan
MATEMATIKA yang dapat dihitung nilainya..
EKONOMI yang mengharapkan materi..
PPKN yang dituntut oleh undang-undang..
Tetapi
Sahabat adalah SEJARAH yang dapat dikenang sepanjang masa..

Sabtu, 03 Maret 2012

tujuan sosialisasi

A. Tujuan Umum
1.)Mengupayakan masyarakat luas memahami dan mampu menginternalisasikan ‘makna’ dari konsep, tujuan, maksud dan metodologi P2KP
2.)Masyarakat luas mengetahui dan memahami perkembangan pelaksanaan proyek P2KP sebagai bagian dari pertanggungjawaban publik.
3.)Menjadi bagian dari kegiatan-kegiatan pemberdayaan yang terdapat dalam siklus proyek dan kegiatan-kegiatan spesifik proyek.

B. Tujuan Khusus
1.)Terdapatnya komitmen dan kerjasama antara konsultan P2KP dengan pemerintah kabupaten/Kota untuk merencanakan, melaksanakan dan memonitor-mensupervisi secara bersama-sama kegiatan P2KP
2.)Dapat merangsang minat Kelompok Strategis dan Kelompok Peduli untuk melakukan tindakan baik dalam kerjasama maupun mem-bangun pengawasan berbasis masyarakat.
3.)Menyebar luaskan hasil-hasil dan perkembangan proyek kepada masyarakat luas.
4.)Bersama dengan bidang pelatihan, menyiapkan materi-materi bagi kepentingan masyarakat kelurahan untuk tujuan belajar mandiri
5.)Membangun KBP (Kelompok Belajar Perko-taan) dan KBK (Kelompok Belajar Kelurahan) sebagai wujud nyata dari tumbuhnya kegiatan belajar mandiri masyarakat.
 

Selasa, 28 Februari 2012

dosa-dosa dan dalilnya


1. dosa yang tidak diterima sholatnya selama 40 hari setauku cuma minum khmer dan pergi ke dukun, adakah perbuatan yang lain yang mendapat dosa serupa? ex: zina, mmbunuh ato dll?
2. itungan 40 hari apakah terakumulasi misal ke dukun 4x maka dosa menjadi 160 hari tidak diterima? trus selama itu kan tidak diterima, apak sebaiknya tetap menjalankan sholat?
sekian pertanyaannya
Wa’alaikum salam.
Minum khamar dan dan pergi ke dukun(tukang ramal nasib) adalah termasuk salah satu dosa besar. Imam Adz Dzahabi telah menyusun sebuah kitab yang didalamnya dijelaskan list 70 dosa-dosa mulai yang paling besar sampai yang ketujuh puluh dari sisi urutannya. Dan semuanya itu termasuk ke dalam kategori dosa-dosa besar. Semua itu dijelaskan lengkap dengan dalil-dalilnya, baik dari Al Qur’an maupun dari hadits-hadits Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam. Berikut ini daftar listnya. Saya akan menyebutkannya dengan ringkas dan dengan beberpa dalilnya.

Jawab :
Wassalamu’alaikum warahmatullah.
Dosa pertama : Syirik
إِنَّهُ مَنْ يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدْ حَرَّمَ اللَّهُ عَلَيْهِ الْجَنَّةَ وَمَأْوَاهُ النَّارُ وَمَا لِلظَّالِمِينَ مِنْ أَنْصَارٍ (المائدة : 72)
“Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, Maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun.” (QS Al Maidah : 72)

عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي بَكْرَةَ، عَنْ أَبِيهِ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «أَلاَ أُنَبِّئُكُمْ بِأَكْبَرِ الْكَبَائِرِ؟» ثَلاَثًا، قَالُوا: بَلَى يَا رَسُولَ اللَّهِ، قَالَ: «الإِشْرَاكُ بِاللَّهِ، وَعُقُوقُ الْوَالِدَيْنِ – وَجَلَسَ وَكَانَ مُتَّكِئًا – أَلا وَقَوْلُ الزُّورِ» ، مَا زَالَ يُكَرِّرُهَا حَتَّى قُلْتُ: لَيْتَهُ سَكَتَ رواه البخاري، رقم :2654 ومسلم، رقم : 88)
Dari Abdurrahman bin ABi Bakarah dari ayahnya bahwa diaberkata :Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Maukah kamu aku beitahu tentang dosa-dosa yang paling besar?”.(3kali) Mereka berkata :”Ya, wahai Rasulullah”. Dia berkata : “Menyekutukan Allah, durhaka kepada dua orang tua, -kemudian beliau duduk, setelah sebelumnya bersandar- ingat, dan sumpah palsu”. Dan beliau senantiasa mengulang-ulangnya sampai saya berkata : “andai saja dia berhenti”. (HR Bukhari dan Muslim)

Dosa kedua : membunuh manusia dengan tanpa dosa
وَمَنْ يَقْتُلْ مُؤْمِنًا مُتَعَمِّدًا فَجَزَاؤُهُ جَهَنَّمُ خَالِدًا فِيهَا وَغَضِبَ اللَّهُ عَلَيْهِ وَلَعَنَهُ وَأَعَدَّ لَهُ عَذَابًا عَظِيمًا (النساء : 93)
” dan Barangsiapa yang membunuh seorang mukmin dengan sengaja Maka balasannya ialah Jahannam, kekal ia di dalamnya dan Allah murka kepadanya, dan mengutukinya serta menyediakan azab yang besar baginya”. (QS An Nisa’ : 93)
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «اجْتَنِبُوا السَّبْعَ الْمُوبِقَاتِ» ، قِيلَ: يَا رَسُولَ اللهِ، مَا هِيَ؟، قَالَ: «الشِّرْكُ بِاللهِ، وَالسِّحْرُ، وَقَتْلُ النَّفْسِ الَّتِي حَرَّمَ اللهُ إِلَّا بِالْحَقِّ، وَأَكْلُ الرِّبَا، وَأَكْلُ مَالِ الْيَتِيمِ، وَالتَّوَلِّي يَوْمَ الزَّحْفِ، وَقَذْفُ الْمُحْصَنَاتِ الْغَافِلَاتِ الْمُؤْمِنَاتِ»
(رواه البخاري، رقم : 2766، ومسلم رقم : 145)
Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullas shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Jauhilah tujuh yang merusak”. Ditanyakan : “Wahai Rasulullah. Apakah itu?”. Dia berkata : “Menyekutukan Allah, sihir, membunuh jiwa yang telah dimulyakan oleh Allah dengan tanpa kebenaran, memakan riba, makan harta anak yatim, melarikan diri pada waktu perang sedang berkecamuk, menuduh perempuan baik-baik bahwa dia telah berzina”. (HR Bukhari dan Muslim)

Dosa ketiga : Sihir
وَاتَّبَعُوا مَا تَتْلُو الشَّيَاطِينُ عَلَى مُلْكِ سُلَيْمَانَ وَمَا كَفَرَ سُلَيْمَانُ وَلَكِنَّ الشَّيَاطِينَ كَفَرُوا يُعَلِّمُونَ النَّاسَ السِّحْرَ (البقرة : 102)
dan mereka mengikuti apayang dibaca oleh syaitan-syaitanpada masa kerajaan Sulaiman (dan mereka mengatakan bahwa Sulaiman itu mengerjakan sihir), Padahal Sulaiman tidak kafir (tidak mengerjakan sihir), hanya syaitan-syaitan lah yang kafir (mengerjakan sihir). mereka mengajarkan sihir kepada manusia”. (QS. Al baqoroh : 102)
Dalil haditsnya sama dengan hadits di atas dan hadits Rasulullah
عَنْ أَبِي مُوسَى، أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: ” ثَلَاثَةٌ لَا يَدْخُلُونَ الْجَنَّةَ: مُدْمِنُ خَمْرٍ، وَقَاطِعُ رَحِمٍ، وَمُصَدِّقٌ بِالسِّحْرِ (رواه أحمد، رقم : 19569)
Diriwayatkan dari Abu Musa bahwa Rasulullas shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda : Tiga yang tidak masuk surga : pecandu khamar, pemutus tali persaudaraan, dan orang yang membenarkan sihir”. (HR Ahmad).

Dosa keempat :meninggalkan sholat
فَخَلَفَ مِنْ بَعْدِهِمْ خَلْفٌ أَضَاعُوا الصَّلَاةَ وَاتَّبَعُوا الشَّهَوَاتِ فَسَوْفَ يَلْقَوْنَ غَيًّا. إِلَّا مَنْ تَابَ وَآمَنَ وَعَمِلَ صَالِحًا فَأُولَئِكَ يَدْخُلُونَ الْجَنَّةَ وَلَا يُظْلَمُونَ شَيْئًا (مريم : 69 – 60)
Maka datanglah sesudah mereka, pengganti (yang jelek) yang menyia-nyiakan shalat dan memperturutkan hawa nafsunya, Maka mereka kelak akan menemui kesesatan, kecuali orang yang bertaubat, beriman dan beramal saleh, Maka mereka itu akan masuk syurga dan tidak dianiaya (dirugikan) sedikitpun, (QS. Maaryam : 59 -60)

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ بُرَيْدَةَ، عَنْ أَبِيهِ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «العَهْدُ الَّذِي بَيْنَنَا وَبَيْنَهُمُ الصَّلَاةُ، فَمَنْ تَرَكَهَا فَقَدْ كَفَرَ» (رواه الترمذي، رقم : 2621 والنسائي، رقم : 463)
Dari Abdullah bin Buraidah dari bapaknya bahwa dia berkata : “Rasulullas shallallaahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda : “Perjanjian antara kami dan mereka adalah shalat. Barangsiapa yang meninggalkannya, maka dia telah kafir”. (HR Turmudzi dan Nasa’i)

عَنْ بُرَيْدَةَ الْأَسْلَمِيِّ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «مَنْ فَاتَتْهُ صَلَاةُ الْعَصْرِ حَبِطَ عَمَلُهُ»
Dari Buraidah Al Aslami bahwa dia berkata : Rasulullas shallallaahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda : “Barangsiapa yang ketinggalan shalat Ashar maka amal-amalnya telah binasa”. HR Nasa’I no. 476

Dosa kelima : tidak membayar zakat
وَالَّذِينَ يَكْنِزُونَ الذَّهَبَ وَالْفِضَّةَ وَلَا يُنْفِقُونَهَا فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَبَشِّرْهُمْ بِعَذَابٍ أَلِيمٍ (34) يَوْمَ يُحْمَى عَلَيْهَا فِي نَارِ جَهَنَّمَ فَتُكْوَى بِهَا جِبَاهُهُمْ وَجُنُوبُهُمْ وَظُهُورُهُمْ هَذَا مَا كَنَزْتُمْ لِأَنْفُسِكُمْ فَذُوقُوا مَا كُنْتُمْ تَكْنِزُونَ (35)
dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak dan tidak menafkahkannya pada jalan Allah, Maka beritahukanlah kepada mereka, (bahwa mereka akan mendapat) siksa yang pedih,
pada hari dipanaskan emas perak itu dalam neraka Jahannam, lalu dibakar dengannya dahi mereka, lambung dan punggung mereka (lalu dikatakan) kepada mereka: “Inilah harta bendamu yang kamu simpan untuk dirimu sendiri, Maka rasakanlah sekarang (akibat dari) apa yang kamu simpan itu.” (QS. At Taubah : 34 – 35)

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «أَوَّلُ ثَلَاثَةٍ يَدْخُلُونَ النَّارَ فَسُلْطَانٌ مُسَلَّطٌ، وَذُو ثَرْوَةٍ مِنَ الْمَالِ لَمْ يُعْطِ حَقَّ مَالِهِ، وَفَقِيرٌ فَخُورٌ» (رواه أحمد، رقم : 9492، وابن حبان، رقم : 7481)
Dari Abu Hurairah bahwa dia berkata : Rasulullas shallallaahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda : “Tiga kelompk pertama yang masuk neraka adalah : penguasa yang lalim, pemilik harta yang tidak menunaikan hak Allah padanya dan orang miskin yang sombong”.

Dosa keenam : berbuka puasa pada siang Ramadlan dengan tanpa udzur

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «مَنْ أَفْطَرَ يَوْمًا مِنْ رَمَضَانَ فِي غَيْرِ رُخْصَةٍ رَخَّصَهَا اللَّهُ لَهُ لَمْ يَقْضِ عَنْهُ صِيَامُ الدَّهْرِ» رواه أبو داود، رقم : 2396، والترمذي، رقم : 723، واين ماجه، رقم : 1672)
“dari Abu Hurairah bahw dia berkata : Rasulullas shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “barangsiapa yang berbuka dengan tanpa udzur yang diperbolehkan oleh Allah satu hari saja dari Bulan Ramadlan,maka puasa sepaanjang tahun tidak akan mampu dapat menggantikannya”.
Dan hadits tentang Imam, Islam dan Ihsan yang dikenal dengan hadits Jibril dan hadits tentang pondasi-pondasi Islam yang lima adalah sangat jelas.

Dosa ketujuh : Meninggalkan haji padahal sudah mampu
عَنْ عَلِيٍّ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: ” مَنْ مَلَكَ زَادًا وَرَاحِلَةً تُبَلِّغُهُ إِلَى بَيْتِ اللَّهِ وَلَمْ يَحُجَّ فَلَا عَلَيْهِ أَنْ يَمُوتَ يَهُودِيًّا، أَوْ نَصْرَانِيًّا، وَذَلِكَ أَنَّ اللَّهَ يَقُولُ فِي كِتَابِهِ: وَلِلَّهِ عَلَى النَّاسِ حِجُّ البَيْتِ مَنْ اسْتَطَاعَ إِلَيْهِ سَبِيلًا
Dari Ali bahwa dia berkata : “Rasulullas shallallaahu ‘alaihi wa sallam telah besabda : Barangsiapa yang memiliki bekal dan kendaraan yang dapat mengantarkaya menuji baitullah, tetapi dia tidak mau melaksanakan haji, maka matilah dalam keadaan yahudi atau nashrani. Itu 97. mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, Yaitu (bagi) orang yang sanggup Mengadakan perjalanan ke Baitullah). QS. Ali Imran : 92) (HR Turmudzi, no. 812).

Dosa kedelapan : Durhaka kepada dua orang tua
وَقَضَى رَبُّكَ أَلَّا تَعْبُدُوا إِلَّا إِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا إِمَّا يَبْلُغَنَّ عِنْدَكَ الْكِبَرَ أَحَدُهُمَا أَوْ كِلَاهُمَا فَلَا تَقُلْ لَهُمَا أُفٍّ وَلَا تَنْهَرْهُمَا وَقُلْ لَهُمَا قَوْلًا كَرِيمًا (الإسراء : 23)
dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. jika salah seorang di antara keduanya atau Kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, Maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya Perkataan “ah” dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka Perkataan yang mulia (QS Al Isra’ : 23)

Dosa kesembilan : Berseteru dengan para kerabat
الَّذِينَ يَنْقُضُونَ عَهْدَ اللَّهِ مِنْ بَعْدِ مِيثَاقِهِ وَيَقْطَعُونَ مَا أَمَرَ اللَّهُ بِهِ أَنْ يُوصَلَ وَيُفْسِدُونَ فِي الْأَرْضِ أُولَئِكَ هُمُ الْخَاسِرُونَ (البقرة : 27)
orang-orang yang melanggar Perjanjian Allah sesudah Perjanjian itu teguh, dan memutuskan apa yang diperintahkan Allah (kepada mereka) untuk menghubungkannya dan membuat kerusakan di muka bumi. mereka Itulah orang-orang yang rugi. (QS Al Baqoroh : 27)
عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ جُبَيْرِ بْنِ مُطْعَمٍ، عَنْ أَبِيهِ أَنَّهُ سَمِعَ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: « لَا يَدْخُلُ الْجَنَّةَ قَاطِعُ رَحِمٍ» (رواه البخاري، رقم 5984، ومسلم، رقم : 2556، واللفظ له)
Dari Muhammadbin Jubair bin Muth’im dari ayahnya bahwa dia mendengar Rasulullas shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda : Orang yang memutus silaturahmi tidak akan masuk surga”.

Dosa kesepuluh : Zina
وَالَّذِينَ لا يَدْعُونَ مَعَ اللَّهِ إِلَهًا آخَرَ وَلا يَقْتُلُونَ النَّفْسَ الَّتِي حَرَّمَ اللَّهُ إِلا بِالْحَقِّ وَلا يَزْنُونَ وَمَنْ يَفْعَلْ ذَلِكَ يَلْقَ أَثَامًا (٦٨)يُضَاعَفْ لَهُ الْعَذَابُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَيَخْلُدْ فِيهِ مُهَانًا (٦٩)إِلا مَنْ تَابَ وَآمَنَ وَعَمِلَ عَمَلا صَالِحًا فَأُولَئِكَ يُبَدِّلُ اللَّهُ سَيِّئَاتِهِمْ حَسَنَاتٍ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا (٧٠)
68. dan orang-orang yang tidak menyembah Tuhan yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina, barang siapa yang melakukan yang demikian itu, niscaya Dia mendapat (pembalasan) dosa(nya),
69. (yakni) akan dilipat gandakan azab untuknya pada hari kiamat dan Dia akan kekal dalam azab itu, dalam Keadaan terhina,
70. kecuali orang-orang yang bertaubat, beriman dan mengerjakan amal saleh; Maka itu kejahatan mereka diganti Allah dengan kebajikan. dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS Al Furqon)

عَنِ أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: ” ثَلَاثَةٌ لَا يُكَلِّمُهُمُ اللَّهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ، وَلَا يَنْظُرُ إِلَيْهِمْ، وَلَا يُزَكِّيهِمْ، وَلَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ: شَيْخٌ زَانٍ، وَمَلِكٌ كَذَّابٌ، وَعَائِلٌ مُسْتَكْبِرٌ ” رواه مسلم، رقم : 172)
Dari Abu Hurairah bahwa dia berkata : Rasulullas shallallaahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda : “Tiga yang Allah tidak akan berbicara dengan mereka pada hari kiamat, tidak melihatnya dan tidak mensucikan mereka, dan mereka akan mendapatkan siksa yang pedih : orang tua yang berzina, penguasa yang pembohong dan orang miskin yang sombong”.

Kamis, 09 Februari 2012

Upaya Meningkatkan Motivasi dan Kemampuan Siswa Dalam Menulis Puisi Dengan Metode Estafet Writing di SMA Cendana Pekanbaru

Upaya Meningkatkan Motivasi dan Kemampuan Siswa Dalam Menulis Puisi Dengan Metode Estafet Writing di SMA Cendana Pekanbaru


Upaya Meningkatkan Motivasi dan Kemampuan Siswa Dalam Menulis Puisi 
Dengan Metode Estafet Writing di SMA Cendana Pekanbaru




Abstract
Estafet Writing atau menulis berantai merupakan  metode pembelajaran learning by doing atau active learning yang melibatkan siswa secara aktif menulis pantun dan syair dengan cara bersama-sama atau berantai. Secara bergantian siswa menuliskan larik-larik imajinatif dalam buku latihannya (minimal satu baris/larik atau satu bait) atau minimal sebuah sampiran. Pada akhir pembelajaran akan tercipta puluhan puisi (pantun dan syair) sesuai dengan jumlah siswa di kelas yang ditulis bersama-sama (Estafet Writing) oleh para siswa. Pembelajaran menulis puisi dengan menggunakan metode Estafet Writing ini sangat memotivasi siswa dalam belajar sehingga berpengaruh terhadap hasil belajarnya. Suasana belajar yang menyenangkan dan tidak membosankan dapat dirasakan oleh siswa. sehingga tidak heran ketika pada akhir pelajaran mereka bertanya, ”kapan-kapan kita nulis berantai lagi, Ya Bu..Asyikkkk....”
______________________________
Kata-kata kunci: kemampuan, motivasi, menulis puisi, dan Estafet Writing.

ALLOH MENGETAHUI

Saat kau lelah dan tak berdaya karena usaha yang gagal
Alloh tahu betapa gigih engkau telah berusaha
Ketika sekian lama kau menangis dan batinmu mendeita
Alloh telah menghitung tangismu
Saat kau rasa waktu terus meninggalkanmu
Alloh menunggu bersamamu
Ketika kau kesepian
dan kawanmu terlalu sibuk meski hanya untuk menelpon
Alloh berada disisimu
Saat kau telah mencoba semua dan tak tahu harus berbuat apa lagi
Alloh memiliki jalan keluarnya
Saat kegembiraan datang dan engkau merasa terpesona
Alloh tersenyum padamu
Keika kau punya cita-cita dan mimpi untuk diwujudkan
Alloh telah membuka matamu dan memanggil namamu
Ingtlah,dimanapun engkau dan apa pun yang kau hadapi
                  Alloh Mengetahui

Kamis, 02 Februari 2012

hanya ingin kau tahu,,

tak terasa begitu banyak waktu yang telah terlewati….
jutaan detik yang berlalu selalu mengingatkan ku akan harapku….
berharap kau menjadi penerang dihati ku..
mungkin terlambat untuk ungkapkan rasa ini….
rasa yang disetiap hembusan nafasku selalu sesakan dadaku..
jujur ku akui ku agungkan dirimu, ku puji dirimu, hingga langit dan bumi merasa iri..
aku cinta kamu,dan aku sayang kamu, memang mudah dibaca ,, namun sangatlah sulit tuk ucapkan kepadamu.
namun inilah aku yang tak berdaya dikalahkan oleh egoku.
cukup kau tau saja, andai kau buka hatimu sedikit saja untukku.. q rela kan q bayar dengan nyawa..